RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 12-09-2007
  AIR BERSIH: PDAM PERLU PERBAIKI JARINGAN PIPA YANG BOCOR
  Demikian permintaan Dosen Fakultas Sains dan Teknik Undana, Ir. Novi Banunaek, MT, terkait banyaknya kebocoran jaringan transmisi dan distribusi sesuai hasil penelitian pihaknya belum lama ini dilapangan. Menurut Banunaek, kebocoran jaringan pipa transmisi dan distribusi air tidak segera diperbaiki pihak PDAM, maka kebutuhan air dari PDAM bagi masyarakat Kota/ Kabupaten Kupang tidak akan tercukupi dalam musim kemarau tahun ini. Karena masalah kebocoran jaringan perpipaan yang ada saat ini di beberapa lokasi di Kota/ Kabupaten Kupang yang menyebabkan kehilangan air sudah mencapai 35 persen lebih. Banunaek menilai, kebocoran yang terjadi pada jaringan pipa transmisi dan distribusi tersebut karena pola pembangunan jaringan perpipaan yang tidak terencana dengan baik. Selain itu, pihaknya juga menilai jaringan perpipaan yang ada saat ini tidak mampu mensuplay debit sumber dan kebutuhan air yang ada. Mengenai pencemaran air tanah di Kota Kupang, Banunaek mengatakan, resiko pencemaran air tanah termasuk mata air di kota kupang sangat tinggi, baik secara fisik dan kimia maupun biologi kerena aliran air tanah melalui rongga tanah dan gua. Selain itu, pencemaran diakibatkan oleh pembuangan sampah yang tidak pada tempatnya, seperti sumber mata air Tendens, sumur pantai asuhan dan mata air Oeba. Dan resiko pencemaran air tanah dan mata air yang berpotensi besar di kota Kupang yakni daerah Tabun dan Air sagu oleh adanya TPU Damai Fatukoa. Banunaek berharap, agar pihak PDAM Kabupaten/ Kota Kupang segera memperbaiki jaringan pipa yang bocor dan memperhatikan masalah pencemaran mata air yang ada, sehingga tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Dan pihaknya siap untuk membantu dalam melakukan kajian akademis masalah air bersih, jika Pemkab maupun kota mau berkoordinasi dengan pihaknya. (Pascal)
   
 
Sound: