RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 11-09-2007
  HUT RRI: RRI KUPANG LEBIH FOKUS PADA SIARAN PEDESAAN
  Demikian dikatakan Kepala lembaga Penyiaran Publik RRI Kupang Drs. Pieter Amalo ketika ditemui wartawan usai upacara penyulutan Obor, siang tadi (11/09) di Ruang pemberitaan RRI Kupang. Amalo menjelaskan, program siaran pedesaan harus menjadi prioritas untuk merebut pendengar di seluruh pelosok Nusa Tenggara Timur. Amalo menambahkan, dengan dukungan pemancar MW 10 Killo Watt LPP RRI dapat memperluas jangkauan siaran hingga ke seluruh pelosok Nusa Tenggara Timur. Amalo yakin pendengar di pelosok akan lebih mendengar RRI dengan format Siaran budaya local. Ditanya mengenai apa saja bentuk siaran pedesaan yang dipilih Amalo mengatakan, bentuk siaran pedesaan dipilih adalah tarian Budaya local, tradisi perkawinan masyarakat NTT dan berbagai bentuk budaya lainnya di Nusa Tenggara Timur. Karena hanya dengan cara itu masayrakat NTT dapat terhindar dari pengaruh budaya Asing, yakni dari Timor Leste dan Australia. Siaran pedesan sudah berlangsung sejak 2006 lalu dan turut dipancarluaskan LPP RRI lain yang tergabung dalam kelompok angkasa 8 yakni Denpasar, Singaraja, Mataram dan Ende. (Sintus)
   
 
Sound: