RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 09-09-2007
  HASIL RAPAT SOAL SENGKETA TANAH DI PASAR INPRES BELUM DISAMPAIKAN KEPADA WALIKOTA
  Demikian dikatakan Kabag Tata Pemerintahan setda kota Kupang Aleks Lende Bayo ketika dihubungi Tirilolok di Balai Sidang Kota Kupang (Sabtu, 08/09). Menurut Bayo, pihaknya belum menyampaikan hasil rapat yang digelar Bagian TataPem bersama BPN kota Kupang dan pihak Thomas Hendrik yang diwakili kuasa Hukumnya Elias Bengu di kantor BPN pada 04 September lalu. Hasil rapat itu sedang dipersiapkan untuk dilaporkan kepada walikota Kupang, untuk selanjutnya mendapat petunjuk walikota untuk turun ke lapangan melihat kondisi sebenarnya. Sebelumnya pada tanggal 05 September lalu Bayo menjelaskan, dalam rapat bersama itu terungkap bahwa yang dipersoalkan Tomas Hendrik adalah tidak adanya kemauan baik dari pemerintah untuk menyerahkan sebagian tanahnya untuk fasilitas umum yakni jalan masuk menuju rumah penduduk di belakang bangunan. Bayo menambahkan, pihak Tomas Hendrik menghendaki pemerintah bisa memberikan sebagian tanahnya untuk jalan gang bukan hanya masyarakat yang memberikan tanahnya. Hal ini yang menjadi tuntutan Tomas Hendrik. Karena itu pihak pemerintah kota akan turun ke lapangan untuk melihat kondisi di lapangan dan mencari jalan keluarnya. Seperti diberitakan sebelumnya Tomas Hendrik melalui kuasa hukumnya Elias Bengu telah melayangkan surat kepada walikota kupang melalui Bagian Tatapem untuk menyelesaikan persoalan itu. Kedua pihak mengaku telah memiliki sertifikat, yakni nomor 1.273 tahun 1980 milik Tomas Hendrik dan nomor 38 tahun 2002 milik pemerintah kota, karena itu harus dicari cara yang bijak dalam menyelesaikan persoalan tersebut demi ketentraman bersama. (Sintus)
   
 
Sound: