RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 07-09-2007
  KEAGAMAAN: SORE TADI ALKITAB BERBAHASA KUPANG DILUNCURKAN
  Peluncuran Alkitab dalam bahasa Kupang yang diterjemahkan sejumlah Tim Sinode GMIT NTT berlangsung di GOR Oepoi Kupang (07/09) yang ditandai dengan ibadat dipimpin Pendeta SV. Nitti, Suara Gembala Ketua Sinode GMIT NTT, Pendeta Dr. Ayub Ranoh, Penyerahan Alkitab Berbahasa Kupang kepada pimpinan gereja dan organisasi serta serangkaian acara seremonial lainnya. Terhadap peluncuran Alkitab Berbahasa Kupang ini, ketua komisi Keadilan dan Perdamaian keuskupan Agung Kupang Romo Maksi Un Bria mengatakan, terjemahan kitab suci dalam bahasa Kupang menunjukkan bahwa orang Kupang disapa Tuhan secara kekeluargaan. Romo Maksi menambahkan, bahasa Kupang yang selama ini hanya digunakan sebagai bahasa lisan, dalam komunikasi antar sesama orang Kupang, kini dihadirkan dalam bahasa tulisan, akan membuat umat Kristen lebih memahami isi kitab suci yang mengandung firman Allah. Sementara itu ketua Persekutuan Gereja Pentekosta Di Indonesia Pendeta, Victor Sumlang mengatakan, pendekatan yang dikehendaki Tuhan dalam pewartaan firmanya dimulai dengan penggunaan bahasa setempat. Selain pendekatan Bahasa, pendekatan lain yang digunakan menurut Pendeta Sumlang adalah pendekatan aplikatif yakni pendekatan bentuk dan dan pendekatan makna. Tentang bentuk sosialisasi apa yang akan dipakai untuk mensosialisasikan kitab Suci bahasa Kupang kepada seluruh umat, Romo Maksi mengatakan, cara yang ditempuh bisa melalui himbauan kepada umat untuk menggunakan bacaan firman Tuhan dalam bahasa Kupang selama bulan September ini yang oleh gereja Katolik disebut bulan Kitab Suci. Senada dengan Romo Maksi ketua Sinode GMIT, Pendeta Ayub Ranoh mengatakan, GMIT akan menyebarkan firman dalam bahasa Kupang ini melalui lomba Baca Kitab Suci dalam Bahasa Kupang, himbauan kepada jemaat untuk selalu membaca kitab suci, pidato atau khotbah dalam bahasa Kupang dan berbagai bentuk sosialisasi lainnya. Pendeta Ayub dalam suara gembalanya menyerukan kepada umat Kristen untuk meneruskan firman Tuhan dalam bahasa setempat ini kepada segenap umat lainnya sehingga umat mengerti, menghayati dan melaksanakan firman Tuhan berbahasa Kupang dalam hidup sehari-hari. Peluncuran Alkitab berbahasa Kupang ini dihadiri 39 Undangan asing dari Amerika, Malysia dan Australia serta ribuan umat Kristiani se
   
 
Sound: