RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 25-08-2007
  EKONOMI: PROGRAM PEM HARUS DIEVALUASI
  Demikian dikatakan Kasubdin Kerja Sama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang Cho Liufeto ketika ditemui wartawan di kantor tersebut, terkait mandeknya pengembalian Dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat selama ini. Menurut Liufeto, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa ketika menghadapi situasi di lapangan. Ketika petugas mendatangi warga penerima bantuan untuk menagih, warga hanya mengatakan, untuk makan saja tidak bisa, apalagi untuk menyetor uang pinjaman. Karena itu, melakukan evaluasi menjadi hal yang sangat penting untuk mengetahui permasalahan sebenarnya yang dihadapi masyarakat. Hal yang sama diakui Kepala Seksi Metrologi Muhamad Saleh. Menurut Saleh, kalau pemerintah mau berhasil maka evaluasi harus dilakukan, sebelum dana pinjaman berikutnya digulirkan. Selama ini pemerintah tidak pernah melakukan evaluasi, sehingga terjadi penumpukan persoalan. Saleh menjelaskan, mental masyarakat peminjam perlu dirubah, karena ketika hendak meminjam warga datang dengan segala cara dan penampilan yang sangat meyakinkan, namun setelah mendapatkan pinjaman janjinya untuk mengembalikan setoran setiap jatuh tempo tidak ditepati, bahkan sering menghindar bila petugas hendak menagih setoran. Saleh menambahkan, ada juga warga yang diragukan saat hendak meminjam, namun justru warga seperti itu yang lebih cepat mengembalikan. Walau hanya segelintir orang saja, namun tertib dalam pengembalian,sehingga mantan walikota S.K.Lerik memberikan penghargaan dengan meminjamkan lagi dana, untuk meningkatkan usahanya. ketika ditanya beberapa dana yang digulirkan dinas perindag untuk seribu lebih penerima Liufeto dan Saleh tidak bersedia memberi komentar dan mempersilahkan wartawan untuk menemui langsung PLT Kadis Perindag, Ir. Thomas Ga, MM, setelah yang bersangkutan kembali dari luar daerah. Walikota Kupang Drs. Daniel Adoe beberapa waktu lalu setelah dilantik mengatakan, pengelolaan dana PEM akan diserahkan kepada pihak gereja, sebagai institusi yang lebih mengetahui kondisi umatnya. Niat ini belum terlaksana karena Walikota sedang melakukan penataan birokrasi yang akan berlangsung pada akhir bulan ini. (Sintus)
   
 
Sound: