RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 19-01-2013
  BENI ZAIN : ATASI GENANGAN AIR TIDAK BISA LANGSUNG KE TITIK PERSOALAN
  Kupang, tirilolok.com - Kepala Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah – Kimpraswil Kota Kupang Beni Zain ketika ditemui Wartawan di Balai Kota Kupang Jumat (17/01/13) menjelaskan, saat ini ada beberapa titik genangan air di Kota Kupang yang perlu ditangani, namun pelaksanaannya tidak bisa langsung ke titik persoalan.

Menurut Beni, ia dan jajarannya telah mengidentifikasi beberapa titik genangan air, untuk melihat penyebab dan dampaknya sebelum diusulkan kepada Pemerintah guna diperbaiki dalam tahun ini dengan dana ABT atau menggunakan dana dari APBD Murni tahun 2014.

Menurutnya, pembangunan drainase tidak dilihat persegmen tetapi harus dilihat dari mana air limpasan tersebut. “contoh, persoalan Genangan air di depan Hotel Romyta Oebufu, yang harus dilihat adalah limpasan air dari kampung Amanuban dan pertigaan bundaran Oebufu. Dan sebelum cekungan jalan tersebut diratakan, Pemerintah harus mengerjakan terlebih dahulu drainase di titik itu menuju gua Alam di depan SD GMIT Oebufu”, ujar Beni.

Menurut dia, ukuran drainase seharusnya lebih besar dari kondisi sekarang namun terbentur pada lahan, karena itu yang harus dilakukan adalah memperbanyak titik peresapan sehingga air tidak langsung tumpah ke jalan tetapi meresap ke dalam tanah seperti yang dilakukan di lima lokasi di Oesapa.

Ditanya apakah dengan dengan cara itu limpasan air ke badan jalan bisa diatasi Beni mengatakan, “tidak seluruhnya teratasi karena limpasan air setiap tahun tidak sama akibat pembangunan yang terus menerus dilakukan masyarakat Kota Kupang”.

Seperti diketahui akibat drainase yang tidak berfungsi maksimal menyebabkan air tumpah ke badan jalan dan menggenangi beberapa titik di Kota Kupang selama musim penghujan. (VN-02)
   
 
Sound: