RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 16-01-2013
  PITER MANUK : DINAS SOSIAL NTT SIAGAKAN 775 ANGGOTA TAGANA
  Kupang, tirilolok.com - Kepala Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur Sinun Petrus Manuk ketika dikonfirmasi Tirilolok mengenai kesiapannya mengatasi Bencana di Ruang Kerjanya Rabu 16 Januari mengatakan, pihaknya telah menyiagakan 775 anggota Taruna Siaga Bencana atau TAGANA di 19 Kabupaten Kota kecuali Sabu Raijua dan Kabupaten Rote Ndao.

Menurut Piter Manuk, 775 anggota TAGANA merupakan relawan bencana yang siap diterjunkan ke lokasi bencana atau digeser ke lokasi lain atas perintah dan kewenangan Kepala Dinas Sosial berdasarkan kebutuhan. “ Jadi misalnya bencana di Belu kita minta seluruh TAGANA dari Kupang, TTS dan TTU mendekat ke Belu”, ungkap Pit Manuk.

Mengenai sarana – prasarana pendukung Pit Manuk mengatakan, pihaknya hanya memiliki sarana mobilitas laut dan darat.

“ Untuk sarana mobilitas laut dinas Sosial mendapat bantuan 2 kapal cepat ukuran kecil yang ditempatkan di Kupang dan Flores Timur dari Kementrian sosial pada tahun 2012. Mengenai sarana mobilitas darat Pit Manuk mengatakan, dinas sosial memiliki tanki air, dapur umum lapangan, Water Treatmen, truck, Sepeda Motor penanggulangan bencana dan berbagai kebutuhan lainnya”, jelasnya.

Menurut dia, Selain personil dan sarana pendukung baik darat maupun laut dinas Sosial juga memiliki sarana komunikasi lapangan.

Ia menambahkan, sarana lain yang disiapkan yakni penampungan atau shelter berupa tenda.

Hal lain yang disiapkan dinas Sosial yakni Panganan baik siap saji maupun tidak siap saji berupa beras. “ Untuk tahun 2013 ini dinas Sosial mendapatkan 8 konteiner barang-barang bencana dari Kementrian sosial RI, 4 Konteiner telah diterima lima lainnya sedang dalam perjalanan dan setelah diterima akan disalurkan ke kabupaten Kota di NTT”, urainya.

Ditanya sejauhmana koordinasi dengan pihak lain untuk mengantisipasi Evakuasi korban di lokasi Bencana Pit Manuk mengatakan, hal itu selalu jalan seperti yang terjadi baru-baru ini di kabupaten Kupang di mana Tim SAR dan dinas Sosial bekerjasama menyelamatkan korban dengan sarana yang dimiliki. “ Kita turunkan 2 speedboat dan Tim SAR 1 buah jadi kita kerjasama dan koordinasi seperti otomatis ketika ada Bencana”, ujarnya Yakin.

Ia berharap masyarakat saling menyelamatkan ketika terjadi bencana sedangkan kepada Pemerintah ia meminta saling bersinergi untuk mendapatkan format penanggulangan bencana yang baku. (VN-02)
   
 
Sound: