RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 15-01-2013
  PENDETA MAGDALENA UNPENIWANI : KANDANG DOMBA LAMBANG KERENDAHAN HATI
  Kupang, tirilolok.com - Allah mengutus PutraNya ke dunia dalam rupa Manusia dan dilahirkan di kandang Domba yang kotor. Demikian sari kotbah Pendeta Magdalena Unpeniwani pada Natal Bersama Keluarga Besar UPT Pengembangan Pendidikan Non Formal dan Informal-PPNFI di Aula Lembaga tersebut.

Menurut dia, Kandang domba merupakan lambang kerendahan hati, karena itu hendaknya Manusia juga hadir di tengah masyarakat dengan selalu rendah hati. “ Allah Telah Mengasihi Manusia karena itu hendaklah manusia saling mengasihi termasuk dengan musuh sekalipun”, kata Pendeta Unpeniwani.

Sementara itu Wakil Orang tua Petrus Kaseh dalam Kesan dan Pesan Natalnya mengatakan, “Kita patut bersyukur karena Tuhan masih memperkenankan kita hidup”.

Petrus menjelaskan, secara umum Unit PPNFI sangat membantu orangtua dalam mendidik anak-anak terutama dalam hal Kepribadian, Pengetahuan, Fisik, ketertiban, disiplin, sopan santun, belajar bernyanyi dan berbagai hal lainnya sebagai sebuah prestasi yang patut diapresiasi.

Ia pada kesempatan itu mmenitipkan beberapa hal yang perlu mendapat perhatian yakni, PPNFI harus menyiapkan fasilitas bermain yang memadai terutama peralatan dari kayu bisa diganti dengan peralatan yang berbahan dasar plastic, dukungan financial yang menunjang tenaga pendidik termasuk studi banding, kesejahteraan guru dan tenaga pendidik dan berbagai dukungan lain demi kemajuan Unit Pengembanga Pendidikan Non Formal dan Informal dinas PPO NTT.

Kepala UPT PPNFI Maria Sumarni menyatakan apresiasi yang tinggi atas perhatian dan kritik bagi lembaga yang dipimpinnya. “ Kemajuan hanya bisa dicapai jika ada dukungan orangtua”, ujar Sumarni.

Terkait permintaan agar PPNFI mengganti alat permainan berbahan dasar kayu dengan alat permainan berbahan dasar plastic Sumarni mengatakan, hal itu bisa dilakukan namun alat permainan berbahan dasar Plastik berdampak buruk bagi kesehatan anak-anak.

Ia menambahkan, ke depan ia akan mengadakan evaluasi bersama orangtua dan 15 pengajar terhadap berbagai program yang ada, untuk meningkatkan prestasi anak-anak yang belajar di Unit Pelaksana Teknis PPNFI dinas PPO NTT. (VN-02)
   
 
Sound: