RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 18-12-2012
  PERWAKILAN GURU KUASAI RUANG KERJA KADIS PPO.
  Kupang, tirilolok.com - Suasana halaman depan kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga atau Dinas PPO Kota Kupang Senin (17/12/12) kembali ricuh dengan kehadiran puluhan guru yang mewakil Ribuan Guru Peserta Sertifikasi yang hingga saat ini belum menerima seluruh dana Sertifikasi meski tahun 2012 hampir berakhir. Suasana tegang ketika wakil para Guru menguasai Ruang Kerja Kadis PPO Max Halundaka.

Wakil Guru, Riksan Sandy terlihat sangat emosi dan mengeluarkan nada keras membuat Kadis PPO dan Sekretaris dinas PPO Filmon Lulupoy ikut tegang namun masih beruntung karena tidak ada kekerasan fisik.

Riksan mengatakan, tidak ada alasan Pemerintah menahan Biaya Sertifikasi Guru yang dialokasikan Pemerintah Pusat. “ Dana sertifikasi merupakan hak Guru sehingga harus dibayar. Dananya juga bukan dari APBD tetapi dari Pusat”, teriaknya.

Sementara itu, Juru Bicara para Guru, Petrus Blegur kepada wartawan menjelaskan, Walikota Kupang Jonas Salean telah menginformasikan seluruh dana Sertifikasi Guru dibayar tanggal 15 Desember namun hingga tanggal 16 Desember belum juga terealisasi sehingga Para guru bersepakat untuk datang ke dinas PPO menanyakan hal tersebut. “ Aalsannya apa sehingga belum juga dibayar”, tanya Blegur.

Sekretaris Dinas PPO Filmon Lulupoy mengatakan, Dinas PPO hanya mengelola data, sedangkan dana dikelola Bagian Keuangan Setda Kota Kupang. Menurutnya, data hasil verifikasi bulan Oktober menunjukkan, ada 1.945 orang penerima dana Sertifikasi guru sedangkan dana yang akan dibayar bulan Desember ini sebesar 21 Milyar lebih untuk tri wulan ketiga hingga sekarang setelah dipotong pajak.

Merasa tidak puas para guru menemui Walikota untuk berdialog. Dalam pertemuan itu Walikota Kupang Jonas Salean berjanji akan membayar biaya Sertifikasi paling lambat dua hari ke depan. “ Semoga kami tidak dibohongi lagi”, ujar beberapa guru kepada wartawan. (VN-02)
   
 
Sound: