RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 11-07-2012
  IS MANU: PENGELOLAAN SAMPAH DI PASAR TUGAS DINAS KEBERSIHAN.
  Kupang tirilolok.com - Dirut PD Pasar Ismail Manu ketika ditemui Tirilolok di Ruang Kerjanya Senin (09/7) mengatakan, pengangkutan sampah di Pasar merupakan tanggungjawab Dinas Kebersihan.

“ Kita dan Dinas Kebersihan itu masing-masing punya Tupoksi”, ujar Is Manu. Menurut dia, selama ini kerjasama yang dibangun berjalan baik namun sejak lima bulan terakhir pengangkutan sampah bermasalah karena kontribusi yang selama ini diberikan PD Pasar dihentikan sebab bukan sesuatu yang wajib dilakukan.

“ Soal Kontribusi itu kan bukan sebuah kewajiban karena hanya dituangkan dalam Sebuah Memorandum of Understanding (Kesepahaman). Jadi kita saling memahami. Di sini tidak ada kewajiban”, ungkapnya.

Ia menambahkan, Ruang lingkup kewenangan PD Pasar hanya mengumpulkan sampah dari titik yang ada di pasar ke TPS yang disediakan, selanjutnya pengakutan sampah dilakukan Dinas Kebersihan Kota Kupang bukan PD Pasar.

“ Tugas kita mengangkut sampah dari titik-titik yang ada di depan Pedagang ke TPS selanjutnya Dinas Kebersihan yang harus mengangkut sampah ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Alak”, imbuhnya.

Ia menjelaskan, untuk mengatasi persoalan sampah tersebut pihaknya menyewa satu unit truk untuk mengangkut sampah yang jumlahnya mencapai 10 kubik perhari. Sebelumnya, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Kupang Ejben Doeka mengatakan, perlu ada kerjasama antara dua lembaga yang berbeda tersebut dalam mengelola sampah.

“ Karena kita beda lembaga. PD Pasar tidak hanya mengurus uang tetapi juga sampah gitu”, katanya.

Menurut Ejben, ia telah menempatkan beberapa konteiner di pasar-pasar yang ada di Kota Kupang demi memudahkan pengangkutan sampah.

“ Kita hanya angkut sampah di Conteiner yang sudah ditempatkan di Pasar-Pasar di Kota Kupang”, ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa penjual di Pasar Kasih merasa keberatan dengan sikap PD Pasar dan Dinas Kebersihan yang membiarkan sampah menumpuk dan menimbulkan bau tak sedap. Mereka berharap ada jalan keluar yang ditempuh dua lembaga tersebut sehingga masyarakat tidak dikorbankan. (VN-02)
   
 
Sound: