RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 08-02-2012
  STIPAS BUKAN KAMPUS TAPI KOMUNITAS
 

Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, PR ketika berkunjung dan menyerahkan pengelolaan Sekolah Tinggi Ilmu Pastoral Keuskupan Agung Kupang atau STIOPAS KAK di Sekolah Tinggi tersebut menyatakan, STIPAS lebih tepat disebut komunitas ketimbang civitas akademika karena dibangun dari ke hari berdasarkan hati dan tamatannya akan berhadapan dengan umat yang perlu dilayan dengan hati. (6/2/2012)

Uskup Agung Piet Turang menegaskan, ketika mendirikan STIPAS KAK 10 tahun lalu  hanya dua tujuan yakni hidup dan penghidupan yang sumbernya adalah hati. Di hadapan ratusan mahasiswa dan dosen, ia menambahkan, STIPAS merupakan ruangan dimana terjadi pembinaan hati demi hati yang secara khusus  mendidik  manusia yang akan berhadapan dengan umat.
Sementara itu, Ketua pengelola Sementara STIPAS Kupang, Antonius Bele menambahkan, penyebutan komunitas oleh Uskup Agung Kupang memang tepat karena antara komunitas itu lebih kekekuargaan  dari  civitas  akademika yang hanya berkaitan dengan akademik. Ia menambahkan, STIPAS  memiliki ciri khas untuk 8 ribu lebih mahasiswa yang sedang dan telah menutut ilmu pada STIPAS KAK.

Seperti disiarkan sebelumnya, Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, PR  selaku pemilik STIPAS KAK mengambil alih pengelolaan STIPAS dari ketua lama Romo Kanis Pen, PR  selaku penerima mandat dan kemudian di hadapan mahasiswa dan dosen, Yang Mulia Uskup Agung Kupang  mengangkat DR. Antonius Bele, MSi untuk memimpin sementara lembaga pendidikan tinggi Katolik tersebut sambil menunggu keputusan final mengenai pengelola STIPAS KAK. (VN_01)

   
 
Sound: