RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 08-02-2012
  PEDAGANG TERMINAL OEBOBO TOLAK KENAIKAN RETRIBUSI TERMINAL
 

Sebanyak 20 Pedagang kecil di lingkungan Terminal Oebobo, mendatangi kantor Walikota Kupang sambil mengadukan kenaikan tarif retribusi Terminal Oebobo kepada Walikota Kupang. Koordinator Pedagang kecil di Terminal Oebobo Kupang,  Meri Dupe kepada Wartawan di Terminal Oebobo mengatakan, pengguna fasilitas pasar merasa tidak puas dengan kenaikan tarif retribusi yang sangat drastis yakni dari 350 ribu rupiah perpetak menjadi 10 ribu permeter persegi sehingga apabila bangunan yang digunakan 4x6 meter persegi maka 10 ribu x 24 Meter persegi menjadi 2.880 ribu rupiah pertahun.(8/2/2012)

Menurut mama Meri, kenaikan itu terlalu tinggi dibandingkan dengan penghasilan setiap pedagang yang tak menentu, sehingga mereka menghadap Walikota Kupang untuk meminta keringanan. Ia mengakui, sebelumnya mereka biasa membayar 350 ribu rupiah pertahun, namun tarif ini hanya berlaku sampai dengan Maret 2012, karena tarif baru akan diberlakukan pada 1 April mendatang.

Lebih lanjut, ia menambahkan, setiap hari ia mendapat penghasilan 500 ribu sampai 600 ribu rupiah namun jumlah ini belum dipotong modal yang dikeluarkan untuk belanja.
Seperti diketahui, pemerintah Kota Kupang pada tahun 2012 menerapkan tarif baru retribusi parkir, masuk terminal dan sewa terminal dengan tariff dari 2 ribu rupiah hingga 350 ribu rupiah. (VN_03)

   
 
Sound: