RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 11-07-2007
  PEMERINTAHAN DESA BELUM BERJALAN SESUAI ATURAN
  Demikikan menurut Kabag Pendapatan dan Kekayaan Desa Biro Pemerintahan Desa Setda NTT, Drs. Mikhael Fernandez acara Evaluasi dan Penyusunan Rencana Kerja Asosiasi Pemerintah Desa, Asosiasi Badan Permsyawaratan Desa Kabupaten Kupang dan Jaringan Perempuan Usha Kecil Provinsi NTT (10/07) di aula kantor Yayasan Sanlima Kupang. Menurut Fernandez, sesuai pengalamannya selama ini roda pemerintahan desa masih dikendalikan sepenuhnya oleh Kabupaten Kota. Fernandez menambahkan, bukan saja Anggaran Belanja Desa dan segala kebijakan pemerintahan desa sebagaimana diamanatkan dalam Undang Undang Otonomi daerah tetapi pajak hasil antara Pemda dengan Pemdes sebesar 10 persen pun hingga kini samar-samar. Fernandez mengibaratkan pelaksanaan roda pemerintahan beserta segala kewenangannya seperti laying-layang, yakni dapat diulur atau dilepas seenaknya oleh pemainnya dalam hal ini bupati setempat. Ketua Yayasan Peduli Sesama atau Sanlima, Marni Usfomeni Udak, S.Sos melaporkan bahwa tujuan dari evaluasi ini adalah untuk mendapatkan gambaran dari para kepala desa se-kabupaten Kupang atas pengelolaan pemerintahan desa selama setahun ini. Marni menambahkan, evaluasi ini juga bertujuan untuk menghasilan rencana-rencana kerja dari Asosiasi Pemerintah Desa atau APD, Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa atau ABPD dan Jaringan Perempuan Usaha Kecil Provinsi atau Jarpuk NTT tahun 2007/2008. Evaluasi ini diikuti kepala desa sekabupaten Kupang. (Hendro)
   
 
Sound: