RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 04-07-2007
  DPRD KOTA KUPANG NILAI SK PEMUTIHAN RUMAH JABATAN WALIKOTA SALAH
  Penilaian ini dikatakan wakil ketua DPRD kota Kupang Rudi Tonubesi dalam dialog dengan Aliansi Rakyat Peduli Kota Kupang di ruang kerja ketua DPRD kota Kupang tadi siang (04/07). Menurut Rudi, SK 72 tahun 2007 yang dikeluarkan walikota kupang tidak benar karena tidak menyebutkan dengan jelas lokasi obyek yang dipindahtangankan. Selain syarat materil, hal lain yang tidak dipenuhi adalah syarat Formil. Rudi menjelaskan, hampir semua ketentuan perUU memuat tentang penghapusan asset daerahnya khusus tanah dan bangunan harus dengan persetujuan dewan. Vokalis DPRD kota ini menambahkan, baru satu dua hari lalu DPRD kota kupang dikejutkan dengan lahirnya SK yang telah dibuat pada tanggal 25 Juni lalu itu. Rudi menambahkan, sesuai Informasi yang berkembang, uang muka pembelian rumah itu sudah dibayar oleh SK.Lerik kepada pemerintah kota melalui Dinas Pendapatan Daerah kota kupang. Sementara itu wakil walikota kupang Drs. Daniel Adoe dalam penjelasannya mengatakan, keputusan yang dikeluarkan walikota kupang merupakan kewenangannya. Namun bila dikembalikan kepada aturan PP 06 tahun 2006 maka SK 72 tahun 2007 tentang penghapusan asset daerah, SK itu harus dibatalkan. Dijelaskannya, dirinya dan walikota akan segera mengakhiri masa tugasnya dan gubernur akan bertindak sebagai Penjabat walikota. Penjabat walikota menurutnya bisa membatalkan SK yang dikeluarkan walikota kupang SK.Lerik. (Sintus)
   
 
Sound: