RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 02-07-2007
  PANTAI PARADISO BUTUH KONSERVASI
  Hal ini dikatakan Kepala Bapedalda Kota kupang Yes Manaha, ketika membacakan laporannya dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia yang berlokasi di Pantai Paradiso pagi (02/07). Manaha menjelaskan, Pantai Paradiso dipilih sebagai lokasi untuk puncak kegiatan paringatan Hari lingkungan hidup sedunia tingkat kota kupang tahun 2007 berdasarkan pertimbangan bahwa kondisi kawasan pesisir Pantai Paradiso yang makin memprihatinkan, sehingga harus menjadi perhatian utama semua wrga kota kupang, khususnya warga yang mendiami kawasan sekitarnya untuk secara berkelanjutan terus melestarikan terumbu karang dan menananam anakan tanaman bakau sehingga dapat mencegah terjadinya abrasi air laut, sehingga dapat terlindungi biota laut. Secara rinci Manaha menjelaskan, beberapa kegiatan menyongsong peringatan hari lingkungan hidup se-dunia tingkat kota kupang antara lain dengan program : Aksi bersih pantai pada tanggal 15 juni lalu, yang diikuti seluruh warga pesisir pantai yang tersebar pada beberapa kelurahan yakni Lasiana, Oesapa, Kelapa Lima, pasir panjang, Tode Kisar, Solor, LLBK, Nunbaun Dela, Nunbaun Sabu dan Namosain. Selain aksi bersih pantai tim penilaian Kalpataru melakukan penilaian terhadap warga kota yang peduli lingkungan. Hasil penilaian tim berhasil menetapkan tiga orang sebagai pemenang kalpataru dan berhak menerima penghargaan pengelolaan lingkungan hidup. Tiga orang tersebut adalah Thius Natun yang telah berhasil melestarikan lingkungan dengan menanam pohon mahoni, Cemara, Angsana sepanjang Jalan El Tari, lingkungan kompleks kantor walikota, Bukit lereng Nefonaek, kawasan perumnas Pasir panjang dan daerah sekitarnya di kelurahan pasir panjang sebanyak 5000 pohon. Pemenang lainnya adalah Musa Amabi, adalah perintis lingkungan yang berhasil melestarikan lingkungan hidup yang sangat menonjol di sepanjang bantaran kali liliba sepanjang 2 hektar, dengan menanam tanaman produktif sebanyak 5000 pohon. Pemenang ketiga adalah Anwar Gemar, pengabdi lingkungan, yang telah mengabdikan diri dalam pelestarian fungsi lingkungan hidup, yang jauh melampaui tugas pokok sebagai PNS, dengan menanam tanaman produktif di lahan konservasi dengn luas lahan sekitar 2 hektar yang berlokasi di kelurahan fatukoa. Kepada masing
   
 
Sound: