RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 23-03-2011
  KEKERASAN ANAK MASIH TERJADI.
  Sekretaris Dinas Sosial NTT, Constan Yusuf ketika membuka pertemuan presentasi hasil penelitian kekerasan terhadap anak di kota Kupang, kabupaten Kupang, TTS, TTU dan Belu yang dilakukan Universitas Indonesia di aula lantai dua hotel Pelangi Kupang Senin 21 Maret mengemukakan, kekerasan terhadap anak masih terjadi setiap saat meski sudah ada Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Menurut Constan Yusuf, pembunuhan, perdagangan dan pemerkosaan terhadap anak hampir setiap saat terjadi seperti yang terjadi belum lama ini di jalur 40 Sikumana Kota Kupang, di Oemofa- kabupaten Kupang, di TTS dan Belu.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Unicef NTT, Gregorius Fernandez mengemukakan, data kekerasan terhadap anak di NTT masih simpang siur namun dengan hasil penelitian UI bisa menjadi rujukan dalam menangani kasus kekerasan terhadap anak di NTT. Greg Fernandez menambahan, penanganan kasus kekerasan terhadap anak membutuhkan komitmen berbagai pihak.

Sedangkan peneliti dari UI, Ali Ramli menyatakan, system manajemen informasi perlindungan anak sangat dibutuhkan sehingga ada kejelasan besaran masalah perlindungan anak dan menjadi dasar pembuatan program dan penganggaran perlindungan anak karena data perlindungan di Indonesia sangat lemah.

Ali Ramli menyebutkan, ada 3 isu penting dalam perlindungan anak yakni perlindungan terhadap tumbuh kembang anak, kemudan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi serta penguatan kapabilitas anak. (VN-1)
   
 
Sound: