POST: 2023-02-01 Jam: WITA - Dari: ADMIN , Kepada: Netizen dan Pendengar TIRILOLOK , INFORMASI: TIRILOLOK AKAN HADIR DENGAN PROGRAMA BARU DI AWAL FEBRUARI 2023. DENGAR TRUS FM101.1MHz - RADIO TIRILOLOK KUPANG

Hari ini:

whatsapp
6 Pengunjung Online

NEWS

DANREM 161/ WIRASAKTI BRIGJEN TNI IMAN BUDIMAN MENINGGAL DUNIA





Foto terakhir: Danrem 161/WS sedang memberi pengarahan kepada istri prajurit sejajaran KOREM 161/Wirasakti. "Saya titipkan prajurit-prajurit saya ke tangan ibu-ibu yang hebat", kata Beliau. (MAKOREM 16/WS, 14 November 2022)

Kupang, 14-11-2022 || REGIONAL

Komandan Korem 161/Wira Sakti  Brigjen TNI Iman Budiman meninggal dunia. Brigjen Iman tutup usia setelah mengalami serangan jantung.

Iman Budiman menghembuskan napas terakhir di RSUD Prof Dr WZ Johannes Kupang, Senin 14 November 2022 sekitar pukul 15.45 Wita.

Brigjen Iman mulai menjabat Danrem 161/WS sejak 6 Desember 2021. Pria kelahiran Jambi 50 tahun lalu itu menggantikan Brigjen Legowo Jatmiko.

Sebelum menjabat Danrem 161/WS, dia menjabat Dirsen Pussenif Kodiklatad (2020-2021), Pamen Denma Mabesad (2019-2020), dan Danrem 044/ Garuda Dempo (2018-2019).

Danrem 161 Wira Sakti Kupang Brigjen TNI Iman Budiman mengalami serangan jatung dan akhirnya meninggal dunia.

Informasi yang Radio TIRILOLOK terima dari Penerangan Korem 161/ Wirasakti (PENREM 161/WS via WhatsApp, Jenazah Brigjen TNI Iman Budiman akan diberangkatkan ke Jakarta pukul 23:00 WITA.

FAKTA-FAKTA

Pada hari Senin tanggal 14 November 2022 Pukul 15.45 Wita bertempat di RSUD Prof. Dr. W Z Johanes Kupang Kel. Fontein Kec. Kota Raja Kota Kupang telah meninggal Dunia Danrem 161/WS Brigjen TNI Iman Budiman S.E didiagnosa akibat serangan jantung.


Kronologi kejadian sebagai berikut:

Pada jam 13.45 Wita Bapak Danrem 161/WS mengeluh nyeri dada menjalar sampai ke punggung belakang dan mengeluh mual seperti masuk angin, Setelah itu almarhum menelpon Dandenkes agar dikirimkan dokter beserta alat rekam jantung. Selanjutnya dokter langsung ke kantor Makorem 161/WS, sesampainya di Ruang Danrem di pasang O2 4 LPM dan di suntik obat anti nyeri., pemasangan rekam jantung Kemudian dr. Melaporkan kepada Dandenkes hasil EKG Danrem 161/WS, selanjutnya karena adal hal yang perlu di sampaikan tentang rekam EKG yang mengindikasikan adanya gejala serangan jantung akut.

Pukul 13.50 Wita Dandenkes tiba di Korem dan langsung menghadap Danrem 161/WS, pada saat itu untuk istirahat di rumah, penyampaian Dandenkes bahwa asil rekam jantung terdapat indikasi infak miokard( penyempitan pembuluh darah jantung).

Kemudian Danrem disarankan untuk menindaklanjuti di rawat di RS. Selanjutnya yg bersangkutan menyampaikan ingin istirahat di kediaman.

Pukul 14.00 Wita Setelah Danrem pulang kediaman, Dandenkes beserta dokter Penyakit Dalam dan ambulance berencana untuk memohon agar bapak Danrem berkenan untuk di rawat. Kemudian di sampaikan oleh dr.penyakit dalam , bahwa bapak Danrem dalam kondisi serangan jantung agar di rawat di rumah sakit dengan fasilitas ICU dan laboratorium pemeriksaan jantung. Setelah di jelaskan , bapak mohon waktu ke kamar kecil . Kemudian ibu Danrem menyampaikan pada TIM kesehatan yang menunggu EVAKUASI bahwa bapak tidak sadarkan diri di kamar mandi, Kemudian segera di larikan ke Rumah Sakit yang berjarak kurang lebih sekitar 5 menit dari Kediaman.

Pukul 15.35 Wita Setiba di RSUD Prof. Dr. W Z Johanes Kupang di langsung di terima oleh Tim Medis lengkap beserta derektur Rumah sakit,Karena sebelumnya Dandenkes sudah berkordinasi untuk merujuk Almarhum. Ketika di rumah sakit telah di lakukan tindak"an dan pemberian obat-obatan untuk merangsang kontraksi jantung agar kembali bekerja.

Setelah di lakukan kurang lebih 1 jam oleh Tim medis pasien tidak respon dan meninggal.

Beliau meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.

ADMIN: Cornelis Kiik