POST: 01-10-2021 Jam: 13:15:35 WITA - Dari: WEBMASTER, Kepada: Netizen dan Pendengar TIRILOLOK, INFORMASI: Website Radio TIRILOLOK sedang dalam perubahan konstruksi. Beberapa halaman web mungkin tidak ditemukan sebab masih dalam konstruksi. Terima kasih

Hari ini:

whatsapp
2 Pengunjung Online

SERMON

ARTIKAN KEHADIRAN ANDA




Sermon
RENUNGAN, 27-06-2009 || DAILY SERMON

Mateus 8:5-17

Pernahkah anda mengamati dari dekat garis dan warna yang membentuk satu lukisan? Keindahan lukisan itu bukan karena ia dibentuk hanya oleh satu warna tetapi karena ia rajut oleh paduan aneka warna. Di sana setiap garis punya arti dan setiap warna punya nilai. Ada guratan yang begitu halus dengan polesan warna yang tipis, ada garis yang cukup tebal dengan warna yang menyolok mata; perpaduan antara yang garis dan warna itulah yang melahirkan keindahan lukisan itu. Bila kita terpesona dengan kehadiran lukisan itu, mestinya kita menyadari dan mengakui bahwa kita dapat membuat kebersamaan kita pun menjadi satu lukisan hidup yang mempesona di mana tiap orang punya arti dan tiap pribadi memberikan warna yang khas bagi kebersamaan itu, yang punya kelebihan tidak meremehkan sesamanya dan yang punya kekurangan tidak menutup dirinya untuk bisa belajar dari yang lain. Dalam kebersamaan itu kita tidak harus mempersoalkan besar kecilnya peran kita dan memperhatikan apa yang mesti kita lakukan dalam dan untuk kebersamaan itu. Kehadiran kita mungkin dapat berupa garis-garis halus yang membentuk sketsa lukisan itu, bisa juga berupa warna khas pada lukisan itu. Indah tidaknya lukisan itu bergantung dari aktif tidaknya kita berbaur dalam kebersamaan itu.

Pernahkah anda berpikir bahwa kehadiran kita dalam kebersamaan mesti memberi dampak yang khas bagi kebersamaan itu? Kadang kita merasa iri mengapa dalam kebersamaan itu ada orang-orang yang sangat dinantikan kehadiran-nya, begitu diperlukan dan ada pula yang tidak diharapkan sama sekali penam-pakan batang hidungnya. Lalu kita bertanya; mengapa demikian atau bagaimana kita bisa mendapatkan perlakuan yang sama? Di sini mestinya kita disadarkan bahwa kebersamaan sebenarnya merupakan arena belajar menjadi jauh lebh baik dari hari ke hari, membuat kehadiran kita berarti bagi yang lain. Di sini kita dapat melihat bahwa kehadiran kita berefek ganda; bisa positif/diterima, bisa juga negatif-ditolak; hal ini bergantung dari bagaimana kita membawa diri dan mem-beri arti bagi kehadiran kita dalam kebersamaan itu. Mengapa Yesus di mana Dia hadir di sana banyak orang menantikan Dia? Karena di mana Dia hadir di sana orang merasakan kebaikan, menemukan kembali jati dirinya; api kepercayaan diri kembali bernyala dan cinta yang tengah mengalami musim gugur kembali memasuki arena musim semi. KehadiranNya membuka isolasi, menjembatani mereka yang terbuang untuk kembali mengambil bagian dalam irama kehidupan bersama, menyembuhkan mereka yang sakit, menyadarkan orang untuk mengenal siapa dirinya dan dalam situasi mana mereka berada, membangun kembali rumah kerendahan hati yang hancur oleh kesombongan, "tuan aku tidak layak tuan datang kepadaku", satu pengakuan yang makin langkat ditemukan dalam keseharian kita. Di sini kita dapat melihat bahwa kehadiran Yesus selalu membawa perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, yang bertemu dengan Dia selalu didorong untuk merubah haluan hidupnya. Dia siap menolong mereka yang sangat membutuhkan uluran tanganNya tanpa memperhitungkan untung rugi, tanpa harus menggelisah-kan orang yang mau ditolong. Dia mengulurkan tanganNya, menyembuhkan mertua Petrus, wanita itu segera bangun dan melayani mereka. Bagaimana dengan kehadiran kita dalam kebersamaan? Ternyata kehadiran kita dalam kebersamaan masih perlu dievaluasi dn ditata ulang. Kehadiran kita belum mampu memberi nilai tambah bagi kehidupan sesama. Di mana kita hadir di sana banyak soal muncul; sesama kehilangan kepercayaan diri, bingung dengan jati dirinya, jurang pemisah semakin diperlebar karena kita cenderung mempertajam perbedaan, yang sehat jadi sakit, yang rendah hati jadi angkuh dan yang membutuhkan pertolongan dimanipulasi kemalangannya. Masih mungkinkah kehadiran kita berarti?

Jadikan kehadiranmu berarti merupakan peringatan sekaligus himbauan; ada kekurangan yang mesti dibenahi dan ada peluang untuk memberi nilai tambah bagi kehadiran kita di antara yang lain, yang tidak boleh diabaikan. Yang terpenting buat kita adalah pertama, apakah kita menyadari situasi diri kita atau tidak, menyadari situasi sekitar kita dan bersikap tanggap. Berhadapan dengan kenyataan yang ada kita mesti bertanya diri, apa yang mesti saya lakukan? Kehadiran kita mesti memberi warna yang khas seperti apa yang dilakukan Yesus; sesama bersedia merubah haluan hidupnya bukan karena apa yang kita katakan tetapi tetapi lebih oleh hidup dan apa yang kita lakukan bagi mereka. Dunia sudah bosan dengan kata-kata kosong, dunia butuh tindakan nyata.


SERMONER: Erminold Manehat, SVD

Pastor SVD, Direktur Utama Radio TIRILOLOK - Kupang


ADMIN: Cornelis Kiik