Untitled Document
Home SVD Curia SVD TIMOR LESTE SVD JAWA SVD ENDE SVD RUTENG Today's Sermon
Hot NEWS
 
Misi Sebagai Dialog Ke Dalam Diri Sendiri
Pengauditan Keuangan Provinsi dan Komunitas
Mengelola Lembaga Pendidikan yang Mandiri
Yayasan Pendidikan Aryos Nenuk Diresmikan
Perayaan Pelepasan 6 Karyawan Purnabakti
Uskup Agung Makassar Siap Terima SVD Timor
Di Luar Aku Kamu Tidak Bisa Berbuat Apa-Apa Untuk Misi
Dari Kapitel Ke-18 Provinsi SVD Timor
Rumah Baru di Soverdi Kupang, Hadiah Pancawindu Imamat P. Paulus Ngganggung, SVD dari Keluarga Manggarai
JPIC Provinsi SVD Timor Perluas Misi untuk TKI/TKW di Malaysia
 
 
BPT No. 138/2011
Persiapan Pembentukan Regio Timor Leste
P. Simon Bata, SVD

(Provincial SVD Timor )

Sama saudara yang baik,
Dalam rangka persiapan pembentukan Regio Timor Leste (TLS), telah diadakan Musyawarah Umum anggota TLS di Dili dari tanggal 26-29 Januari 2011. Fasilitator untuk Musyawarah Umum ini adalah P. Pio Estepa, Sekretaris Misi dari Generalat di Roma, P. Yulius Yasinto dari IDT dan P. William Burt dari Australia, Koordinator SVD Asia Pasifik (ASPAC). Musyawarah Umum ini bertujuan untuk merumuskan Visi - Misi Regio Baru dan Rencana Kerja tiga tahun ke depan.

 

Kita patut bersyukur dan berbangga bahwa ketika pergolakan di Timor Leste tahun 1976, konfrater kita masa itu menanggapi peristiwa ini sebagai tanda zaman untuk tampil memberitakan Kabar Baik bagi umat yang tengah dilanda hidup dalam ketidakpastian. Konfrater kita sekali lagi tetap mempunyai komitmen penuh ketika Timor Leste dilanda kembali pergolakan dahsyat tahun 1999. Beberapa konfrater kita turut serta bersama umat mengungsi ke pegunungan pada saat-saat genting seperti itu. Sebagian lagi konfrater mengantar dan menemani umat TLS untuk migrasi ke Timor Barat agar terhindar dari kekerasan dan pembunuhan yang sedang melanda TLS. Hadir dalam Musyawarah Umum ini seorang konfrater kita, perintis misi kita di Timor Leste 1975, P. Stanislaus Bessin, yang memberi semangat kepada semua peserta dengan mengatakan: "Komitmen kita untuk Timor Leste sudah bulat dari awal sampai sekarang. Kita mau menjadi misionaris di sini sampai mati...". Refleksi Visi-Misi dan Rencana Kerja mengacu kepada surat Generalat tertanggal 2 Oktober 2009 kepada para Provinsial dan Regional dalam Serikat. Surat tersebut memuat beberapa pedoman refleksi Visi - Misi kita dalam Serikat.


Dalam 'Visi' kita bertanya 'siapakah diri kita dalam Serikat'? Kita adalah orang yang terpanggil untuk menjadi Misionaris Serikat Sabda Allah. Kita dipanggil oleh Allah Tritunggal Mahakudus dari berbagai bangsa untuk memberi kesaksian Kabar Baik dan mengembangkan Kerajaan Allah. Dalam 'Misi' kita bertanya 'kepada siapa kita diutus dan untuk melaksanakan apa?' Visi-Misi merujuk ke masa depan akan apa yang hendak dilaksanakan dalam Rencana Kerja nyata untuk menjawabi kenyataan dan tanda zaman yang dihadapi; Rencana Kerja mengantar kita kepada Fokus hidup dan karya perutusan kita. Apakah saya fokus pada perutusan? Semuanya misi itu bukan misi. Mengatakan dan membenarkan apa saja yang saya hidupi dan saya kerjakan tiap hari adalah misi, itu bukan misi. Sibuk dengan kegiatan lain atau tidak fokus pada tugas perutusan yang diterima resmi dari Serikat, itu bukan misi Serikat. Saya mungkin sedang mengerjakan sesuatu yang saya rasa bahwa sangat baik untuk orang yang saya layani tetapi tetap menjadi pertanyaan: siapa yang mengutus saya?. Saya mengutus diri saya sendiri? Misi mengandaikan perutusan dan penugasan. Pernyataan di atas ini mengarahkan kita kepada pertanyaan mendasar: Aku diutus oleh siapa (Tuhan, Serikat, Pembesar) untuk melaksanakan apa (Matra khas kita), bagi siapa (ad extra: mitra dialog kita dan ad intra: komunitas kita)?


Rektor Distrik TLS dan Rektor Komunitas Dili bersama semua anggota telah menyeleng-garakan Musyawarah Umum ini dengan berhasil. Visi-Misi dan rencana kerja tiga tahun ke depan sudah dirumuskan. Bulan Februari 2010 dalam pertemuan konfrater yang berkarya di TLS, visitator general P. Arlindo bertanya kepada sama saudara: "Apakah mau terus berkarya di TLS?" Pertanyaan yang sama diulang oleh P. Pio Estepa, utusan Generalat untuk Musyawarah Umum TLS tersebut. Jawaban konfrater peserta musyawarah tetap sama: '"Komitmen kita untuk Timor Leste sudah bulat dari awal sampai sekarang. Kita mau menjadi misionaris di sini sampai mati..." Proficiat untuk sama saudara kita yang berbakti di TLS.
Hasil musyawarah ini sudah dikirim ke Generalat. Sambil menanti pengesahan hasil Musyawarah ini dari Generalat, tahapan persiapan Regio Baru TLS terus berjalan sampai akhir Mei. Dan Bulan Juni administrasi Regio Baru Timor Leste akan resmi berjalan. Saya mengajak sama saudara semua untuk mendukung dan mendoakan agar Pembentukan Regio Baru Timor Leste ini dapat terwujud sesuai rencana.


Salam dalam Sang Sabda

SELEKSI POSTNGAN EDISI [ 1 ] [ 2 ] [ 3 ] [ 4 ] [ 5 ] [ 6 ] [ 7 ] [ 8 ]

 

About Us | Contact Us | ©2007 Radio TIRILOLOK
s