Untitled Document
Home SVD Curia SVD TIMOR LESTE SVD JAWA SVD ENDE SVD RUTENG Today's Sermon
Hot NEWS
 
Misi Sebagai Dialog Ke Dalam Diri Sendiri
Pengauditan Keuangan Provinsi dan Komunitas
Mengelola Lembaga Pendidikan yang Mandiri
Yayasan Pendidikan Aryos Nenuk Diresmikan
Perayaan Pelepasan 6 Karyawan Purnabakti
Uskup Agung Makassar Siap Terima SVD Timor
Di Luar Aku Kamu Tidak Bisa Berbuat Apa-Apa Untuk Misi
Dari Kapitel Ke-18 Provinsi SVD Timor
Rumah Baru di Soverdi Kupang, Hadiah Pancawindu Imamat P. Paulus Ngganggung, SVD dari Keluarga Manggarai
JPIC Provinsi SVD Timor Perluas Misi untuk TKI/TKW di Malaysia
 
 
BPT No.144/2014
Kerja team dan Tanggung jawab
P. Vincentius Wun, SVD

(Provincial SVD Timor )

Sama saudara yang terkasih


PADA TAHUN 2014 ini, sebanyak 8 konfrater kita merayakan Pancawindu Imamat, Perak Imamat dan kaul kebiaraan mereka. Saya dan Anggota Dewan serta semua Konfratres se Provinsi menyampaikan Profisiat kepada para Yubilaris. Kiranya perayaan itu merupakan kesempatan  untuk merefleksikan penghayatan panggilan kita sebagai imam-biarawan-misionaris dengan harapan dapat memberikan semangat baru kepada para Yubilaris dalam meneruskan tugas pelayanan sebagai duta Sabda Allah di manapun mereka dipercaya untuk melayani. Saya dan Anggota Dewan Provinsi SVD Timor juga menyampaikan selamat bertugas kepada semua konfrater yang telah menerima penempatan untuk tugas pelayanan sebagai pimpinan Unit dan pimpinan Komunitas dan Distrik. Kiranya dengan bantuan rahmat Tuhan  sama saudara sekalian dimampukan untuk menunjukkan kualitas hidup dan kepemimpinan dalam karya kerasulan yang dipercayakan.

Dalam kaitan dengan tugas yang dipercayakan kepada kita, saya teringat akan arahan Pater Superior General pada hari pertama lokakarya para Provinsial baru di Nemi beberapa waktu yang lalu. Pada saat itu dalam arahan awalnya menyajikan tema: ”Kepemimpinan yang bermanfaat bagi Allah dan umat-Nya merupakan suatu kesaksian Profetis.” Dikatakan bahwa dalam dunia moderen ini, hal yang paling utama dituntut adalah nilai kesaksian yang ditunjukkan melalui  keteladanan hidup. Atau dengan kata lain  melaksanakan apa yang kita ajarkan. Ketika hidup kita  mencerminkan  iman kita dengan menunjukkan mutu hidup iman maka kita adalah saksi yang berhasil. Santu Arnoldus Janssen pernah menulis: “ ...Seorang Pemimpin yang baik harus panjang sabar, ramah, bijak dan berani. Sabar berarti tetap lemah lembut walaupun dilukai dan diancam sesama. Baik hati berarti berpikir baik tentang sesama dalam segala situasi dan melakukan yang terbaik untuk mencintai pemfitnah dan membelanya. Bijak berarti berbicara atau menahan lidah sesuai situasi. Berani berarti tetap pada prinsip...”(Janssen to Hahn 1903,Alt 808).

Pater Superior General pun berbicara mengenai  dua aspek penting dari kepemimpinan yakni Kerja team dan Tanggung jawab. Berkaitan dengan Kerja Team, Pater Superior mengutip pendiri kita dengan menyatakan: ”Cinta yang benar dan kebenaran yang sesungguhnya berdasar pada kerja team yang baik”. Hal ini mau ditegaskan perlunya Kerja Team – dengan kata lain kerja team berarti dari Saya ke Kita. Harus kita akui bahwa dalam kenyataan hidup dan karya kita di Provinsi kita ini, kita belum menunjukkan semangat Kerja Team. Banyak konfrater dapat berhasil dalam karyanya tanpa bekerjasama dengan orang lain. Tetapi apabila ia mulai bekerja sama dengan orang lain, ia mulai mengalami kesulitan. Tanda kita belum mampu bekerjasama dengan orang lain sebagai satu team. Untuk itu kita perlu belajar bekerjasama dengan sesama konfrater dan kaum awam sebagai satu team sehingga misi kita bisa tetap berlanjut. Dengan cara ini karya kita berkesinambungan kendati kita pada suatu saat harus berpindah atau meninggal dunia. Kerja dalam team sangat diperlukan dalam karya pelayanan kita karena dapat memudahkan dan meringankan tugas kita yang dirasa berat ketimbang bekerja sendirian. Sebuah karya besar dapat terealisasi dengan baik kalau melibatkan banyak orang. Karena itu, dalam Kerja team kita perlu belajar untuk mendengarkan dan menerima pandangan orang lain sekaligus belajar untuk membatalkan pendapat sendiri. 

Sedangkan aspek lain dari kepemimpinan adalah Tanggungjawab. Aspek “Tanggungjawab” dapat dipahami  melalui perubahan paradigma  yakni dari sikap taat kepada sikap tanggung jawab adalah suatu keharusan bagi kepemimpinan yang berhasil. Di masa lampau orang lebih menekankan ketaatan tapi sekarang selain unsur ketaatan,  kita butuh tanggung jawab dalam melaksanakan komitmen kita. Seorang pemimpin yang baik dalam Serikat harus memainkan tiga peran penting: sebagai Animator, Koordinator dan Administrator (Dialog dengan dunia –IDW 6,52).

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam  melaksanakan tugas sebagai pemimpin yang baik.

  • Pertama, Bahaya yang mengancam. Hidup dalam dunia yang penuh dengan kompetisi menuntun orang untuk lebih cenderung mengutamakan inisiatif pribadi dan keakuannya. Hal ini dapat menjadi penghalang bagi kepemimpinan kita (IDW 6,55). Bahaya akan mengancam keberadaan dan karya misi kita apabila kita mudah terpengaruh dan ikut diperdaya oleh arus dunia yang melemahkan sikap profetis kita sebagai pemimpin.
  • Kedua, Sabda Allah. Penuntun bagi kepemimpinan kita adalah Sabda Allah. (...) Lewat Sabda Allah kita menjadikan Yesus sebagai model kita yang utama dalam kepemimpinan (IDW56).
  • Ketiga, Dipanggil untuk kepemimpinan yang profetis. Dalam pemahaman baru tentang misi  kita perlu belajar menyadari bahwa kepemimpinan itu adalah sesuatu yang bersifat kenabian. Ini bentuk kepemimpinan yang berakar pada kebenaran, cinta dan pemahaman. Bentuk kepemimpinan ini akan dijiwai oleh Dialog dan Konfratres akan menjadi partner yang akif dalam pengambilan keputusan (IDW 6,59).
  • Keempat, Pemimpin yang baik dipanggil untuk kreatif penuh iman pada karisma serikat. Pemimpin yang baik juga dipanggil untuk hidup dalam satu rutinitas dan kebiasaan tetap. Selain itu kebiasaan ini hendaknya juga membantu kita untuk menemukan cara baru pelayanan misioner kita, membantu kita pada suatu paradigma baru dan tantangan yang dihadapi dunia saat ini (IDW 6,60).
  • Kelima, Memajukan komunikasi. Kepemimpinan yang mengutamakan dialog harus bekerja keras untuk membagi informasi sebanyak mungkin kepada semua anggota dengan menggunakan segala perangkat komunikasi. Dialog yang murni selalu berarti saling mendukung timbal balik dengan mendengar dan membagi pengalaman....(IDW 62).
  • Keenam, Mempersiapkan Pemimpin yang baru.  Disamping hal rohani dan tuntutan akademis di mana mereka mendapat informasi, konfratres yang muda hendaknya memiliki ketekunan  untuk belajar dan bekerja secara otodidak serta membermutukan diri dari hari ke hari sesuai dengan minat dan profesinya agar kelak menjadi pemimpin yang berkualitas. Selain itu, kaderisasi tenaga pengganti sangatlah diperlukan untuk keberlanjutan karya kita.
  • Ketujuh, Kepemimpinan adalah soal tanggungjawab. Bersedia menjadi pemimpin serentak menuntut  tanggungjawab terhadap keseluruhan aspek yang berkaitan dengan kepentingan umum, terutama implementasi program yang sudah disepakati dalam serikat dan provinsi, baik untuk perencanaan pribadi dan prasarana penunjang karya pelayanan, kolaborasi dengan yang lain, serta butuh kebijaksanaan dalam mengatur harta kekayaan atau pengamanan aset-aset tarekat.

Kita semua sebagai anggota serikat dipanggil untuk memainkan peran sebagai pemimpin yang bermanfaat bagi umat yang kita layani  melalui kesaksian profetis kita. Mari kita sekalian bersama dengan semua yang mendapat tugas kepemimpinan di unit dan komunitas masing-masing untuk mulai belajar membangun dan mengembangkan budaya kerja team serta memajukan tanggung jawab kita di tempat di mana kita bertugas baik di komunitas, di sekolah, di asrama, di paroki, di seminari dan institusi, serta di tempat manapun kita berkarya. Kita dipanggil untuk menjadi pemimpin yang baik dengan menbudayakan kerja sama dengan orang lain (team work) dan belajar bertanggungjawab sepenuhnya. Dunia menuntut kesaksian hidup kita dengan merangkul semua orang yang menjadi mitra kerja dan orang-orang yang kita layani untuk secara bersama-sama mewujudkan misi tarekat, misi Gereja dan misi kerajaan Allah.


Salam dalam persaudaran Sang Sabda

SELEKSI POSTNGAN EDISI [ 1 ] [ 2 ] [ 3 ] [ 4 ] [ 5 ] [ 6 ] [ 7 ] [ 8 ]

 

About Us | Contact Us | ©2007 Radio TIRILOLOK
s