Alkitab Interlinear
ekaristi.org


:  -


Failed to Get RSS Data
Post at : 16-10-2009 | 03:03:36
By : Erminold manehat, SVD
Theme : KAMU ORANG KHUSUS
(Lukas 12:1-7,Jumat, 16 Oktober 2009)

Ada banyak hal dalam hidup ini yang mendapat tempat khusus dalam hati dan hidup kita; orang-orang khusus yang untuknya kita siap melakukan apa saja, benda-benda khusus yang selalu mendapat perhatian istimewa ataupun tanggal-tanggal khusus saat mana kenangan manis tercipta. Yang khusus selalu bernilai khusus dan punya kriteria khusus untuk masuk dalam daftar khusus. Pernahkah kita menyadari bahwa sebagai orang beriman, orang-orang yang dibaptis dalam nama Kristus, kita adalah orang-orang khusus dalam kebersamaan? Karena kita khusus maka dalam kebersaman itu dari kita dituntut untuk menunjukkan ataupun membuktikan bahwa kita memang sungguh orang-orang khusus walau tangan kehidupan yang sama sedang menggetarkan senar kehadiran kita. Kehadiran kita mesti memberi warna lain bagi kehidupan dan kalau boleh dapat merubah kisah hidup yang suram ini. Tetapi mengapa hingga kini kisah hidup ini sulit berubah? Jelas, karena kita belum sanggup menunjukkan bahwa kita orang-orang khusus dengan tugas khusus dalam kebersamaan. Mungkin sebaliknya kita turut mengarus merusak kisah hidup ini.

Hari ini Yesus kembali mengingatkan para muridNya, mengingatkan kita untuk bersikap waspada terhadap budaya, pengaruh kaum Farisi dan Ahli-ahli Taurat. Karena kita cenderung ataupun sedang menghidupi budaya kaum Farisi dan Ahli-ahli Taurat. Bahkan mungkin yang sedang kita hidupi tampilan dan pengaruhnya jauh lebih buruk dari apa yang dulu dihidupi oleh kaum Farisi dan para ahli Taurat. Bila dulu, kaum Farisi dan para ahli Taurat enggan mengatakan kebenaran, saat ini kita siap membayar orang untuk membenarkan yang tidak benar. Bila dulu mereka tidak peduli dengan kehidupan kaum marginal, saat ini kita begitu getol berbicara tentang kaum pinggiran agar dari sana kita dapat menarik keuntungan bagi diri sendiri. Hal inilah yang membuat awasan Yesus menjadi aktual dan urgen. Sebagai orang-orang khusus dengan tugas khusus, kita mesti menunjukkan bahwa kita jauh berbeda dari mereka. Kita harus punya keberanian untuk mengatakan yang benar adalah benar tanpa harus mencari-cari alasan untuk membenarkan diri. Menjauhkan rasa takut yang menjadi rintangan satu kebaikan dapat tercipta. Di mana kita hadir di sana kita mesti berusaha menggarami kehidupan dengan hal-hal yang baik, membawa terang pada langit hidup sesama yang gelap dan memberi warna khusus pada lukisan keseharian yang suram. Bila mereka menjadi batu sandungan, penghalang bagi sesama untuk masuk kerajaan Allah, kita mesti menjadi batu penjuru yang mampu menghantar mereka kepada keselamatan. Banyak orang di sekitar kita sedang kehilangan orientasi hidup, kitalah yang mesti menyadarkan mereka akan situasi dirinya dengan cara-cara yang manusiawi. Bila kaum Farisi dan para ahli Taurat berbuat baik dan mengelabui sesamanya dengan sikap ramah agar dapat mengendalikan mereka, kita mesti melakukan yang baik karena kita memang baik dan kita mau sesama dapat menjadi baik dan mampu berbuat baik bagi yang lain karena kita memang baik dan mau orang lain baik. Bila mereka suka bersumpah palsu, kita harus membiarkan hidup dan karya kita menjadi bukti atas apa yang kita ucapkan. Sebab yang menentukan kekhususan kita bukanlah agama atau iman kita tetapi sejauh mana agama dan iman kita mempengaruhi hidup dan laku kita.

Tidak semua kita hidup sesuai dengan iman dan ajaran agama kita tetapi kita masih punya peluang untuk merubah kisah hidup ini. Hanya kita perlu menyadari kekhususan kita dalam kebersamaan dengan tugas memberi warna khas pada keber-samaan di mana kita ada dan mengais hidup. Iman kita mesti mempengaruhi hidup kita dan hidup kita harus mengekspresikan apa yang kita imani karena kita dinilai bukan dari apa yang kita katakan tetapi apa yang kita hidupi. Kepalsuan menjadi sikap dasar saat iman kita digantikan tempatnya oleh keyakinan-keyakinan lain. Seandainya kita membiarkan iman kita mempengaruhi hidup kita dan nadi hidup kita dialiri darah-darah iman ceritera hidup ini akan lain dan hidup kita akan jauh lebih baik dari hidup kaum Farisi dan para ahli Taurat.

“Orang khusus harus melakukan hal-hal khusus sebagai bukti bahwa dia layak mendapat kekhususan”
[ back ]
footer2.jpg