RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 07-10-2009
  PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN BUKAN HANYA TANGGUNGJAWAB DINAS PENDIDIKAN
 

Kepala Bidang PLS Dinas PPO NTT, Marten Dira Tome, Rabu, 07 Oktober, menegaskan, peningkatan mutu pendidikan di NTT bukan hanya tanggungjawab Dinas Pendidikan tetapi semua pihak termasuk Dewan Pendidikan NTT. Tome menyatakan, untuk mengukur mutu pendidikan harus dilihat dari angka partisipasi belajar, prosentasi lulusan dan output lulusan ke perguruan tinggi atau dunia kerja.

Marten menyesalkan pernyataan Dewan Pendidikan NTT yang membandingkan mutu pendidikan tempo dulu dan sekarang baik formal dan nonformal, padahal kalau mau dilihat sebenarnya dewasa ini standar kelulusan lebih ketat yang ditentukan hasil ujian sekolah dan nasional, serta tidak adanya peranan sekolah dan dinas pendidikan dalam menetapkan lulusan dibandingkan dengan waktu lalu dimana kepala sekolah dan dinas sangat berperan sehingga prosentasi lulusan selalu seratus persen.

Mengenai pungut - memungut dalam dunia pendidikan, semisal di Kabupaten Belu, Marten Dira Tome mengatakan, tidak ada pendidikan formal dan nonformal di dunia yang serba gratis karena masyarakat juga turut membiayainya sesuai filosofi pendidikan dari - oleh - untuk masyarakat sebab tanggungjawab biaya pendidikan; sesuai Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional adalah pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat sehingga tidak perlu mengeluarkan komentar yang memprovokasi masyarakat. Ia menambahkan, bicara dan menyelesaikan masalah pendidikan tidak boleh bertingkah seperti dewa penolong.

Dinas PPO NTT menargetkan lulusan tahun ajaran 2009/2010 sebesar 70 persen lebih dengan standar kelulusan 5,75. (VN_01)

   
 
Sound:
footer2.jpg