RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 18-06-2009
  RIBUAN BABI MUSNAH AKIBAT DERITA FLU
 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT melalui kepala Bidang P2MK Dokter Boby Koamesah pada pertemuan Sosialisasi Tenang, Paham dan Tanggap atau TEPAT dalam upaya menghadapi pandemi influenza Tipe A sub tipe H1N1 di NTT yang berlangsung di hotel Sylvia Kupang Selasa 16 Juni lalu, mengatakan, akibat berita Flue babi - Swine flue yang diumumkan WHO ke seluruh dunia, banyak babi dimusnahkan meski tidak sakit.

Boby menyebutkan, di Mesir kurang lebih 500.000 ekor babi dimusnahkan, padahal hingga saat ini belum terbukti virus Flue baru H1N1 menular dari babi ke manusia. Di Amerika Latin daerah daerah wisata sepi, hotel dan sekolah ditutup ketika WHO menggunakan nama Flue Mexico. Menurutnya Mentri kesehatan Mexico menangis karena ulah WHO ini. Dokter Boby menambahkan, Ketika nama virus terus berganti menjadi Virus Influenza A H1N1 rata-rata perhari virus bisa berjangkit ke 2,5 negara atau sekitar 1000 hingga 1500 orang perhari.

Boby menuturkan, Indonesia sangat rawan karena beberapa Negara tetangga seperti Australia sebanyak 1.823 orang telah terjangkit, Thailand 30 orang terjangkit, Malaysia 8 orang, Filipina 52 orang dan Singapura 47 orang terjangkit flu Babi. Ia menjelaskan, virus ini ditularkan unggas kemudian diterima manusia dan diteruskan kepada babi. Virus yang masuk ke babi akan berkoalisi, untuk membentuk virus baru yang mengancam kehidupan umat manusia. Boby menambahkan, daya membunuh virus tersebut rendah, dimana dari 100 orang hanya satu atau dua orang saja yang mati.

Dokter Boby mengingatkan agar masyarakat tidak panik karena hanya orang dengan DNA tertentu yang bisa menjadi korban dan tempat pengembangbiakan virus tersebut. Bagi masyarakat yang sudah kena bisa mendatangi RSU WZ.Yohanes, untuk mendapat pelayanan medis. Sedangkan untuk masyarakat di Flores pemerintah sudah menyiapkan rumah sakit TC Hillers Maumere, untuk melayani pasien Flue baru H1N1. (VN_02)

   
 
Sound:
footer2.jpg