RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 17-06-2009
  PENYAKIT HEWAN: TINGKAT MUTASI VIRUS FLUE BARU H1N1 SANGAT TINGGI
 

Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT melalui Kepala Bidang Drh. Hewan Maria Geong ketika membawakan materi bertajuk Antisipasi Virus H1N1 pada Sosialisasi Tenang, Paham dan Tanggap atau TEPAT dalam upaya menghadapi pandemi influenza Tipe A sub tipe H1N1 di NTT yang berlngsung di hotel Sylvia Kupang, Selasa 16 Juni mengatakan, tingkat mutasi virus H1N1 sangat tinggi. Menurut Maria Geong belum ada bukti yang menunjukkan bahwa virus Influenza Baru H1N1 berasal dari babi.

Babi bisa menerima virus dari Hewan lain atau Manusia. Virus dari manusia dan hewan lain dicampur menjadi virus baru yang sulit dicari vaksinasinya. Di sinilah peran babi terhadap penyebaran virus. Karena hal inilah, Maria Geong mengingatkan masyarakat agar tidak mendatangi kandang babi ketika sedang sakit flue.

Menurut Maria Geong, Virus bisa menembusi dinding sel dan memasuki inti sel untuk memperbanyak diri, kemudian keluar dari sel untuk menyebarluaskan virus. Maria Geong minta sosialisasi kepada masyarakat diperbanyak terutama terkait biosekuriti dan sanitasi lingkungan dan kandang ternak babi. Maria Geong minta masyaraakt peternak harus memisahkan ternak dari rumah tinggal, babi dan unggas harus dipisahkan, babi sakit harus dikubur, pastikan kandang tidak dimasuki tikus dan serangga seperti kecoak. Ia berharap, masyarakat melapor kepada pihak terkait ketika ada kejadian yang dicurigai sebagai virus Flue Baru H1N1 dan tidak panik menghadapi kondisi tersebut. (VN_02)

   
 
Sound:
footer2.jpg