RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 29-09-2007
  BPN NTT BUTUH 20 TAHUN UNTUK SELESAIKAN SERTIFIKASI TANAH DI NTT
 

Hal ini diutarakan Kakanwil Pertanahan NTT, Helfi Noezir, SH ketika ditemui Tirilolok di ruang kerjanya dalam menjawab pertanyaan Tirilolok tetang Target Badan Pertanahan Nasional - BPN NTT dalam menyelesaikan sertifikasi tanah warga dan pemerintah di NTT.

Menurut Kakanwil Helfi Noezir, di NTT ada satu juta limaratus ribu tanah yang terdapat di BPN NTT. Yang telah bersertifikat 400 ribu lebih, berarti sisanya satu juta seratus ribu, dengan target per tahun 50 ribu sertifikat itu berarti BPN NTT membutuhkan 15 hingga 20 tahun untuk menyelesaikan sertifikasi tanah di NTT.

Menurut Helfi, untuk mencapai target ini, BPN mengikuti program BPN Pusat yakni menerapkan sertifikasi massal selain program APBD provinsi maupun kabupaten kota.

Helfi menambahkan, di NTT paling cocok diterapkan program serfitikat massal asalkan mendapat dukungan dari desa/lurah dan camat selain jenis sertifkat lainnya.

Helfi juga menghimbau masyarakat NTT untuk memproses sendiri pengurusan sertifikat tanahnya ketimbang menggunakan calo, selalu mencari informasi mengenai status hukum tanah jika membeli tanah dan apabila ada sengeketa tanah sebaiknya diselesaikan secara arif-bijaksana dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama ataupun BPN karena masalah tanah merupakan masalah perdata dan BPN akan memediasi dengan memperhatikan berbagai aspek.

Dalam tahun 2007 ini, BPN memprogramkan 45 ribu lebih sertifikat tanah melaui program Prona, SMS dan program lainnya. (Hendro)

   
 
Sound:
footer2.jpg