RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 29-09-2007
  GENDER: MASIH ADA KETIDAKADILAN TERHADAP PEREMPUAN
 

Hal ini dikatakan Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan kota Kupang Dra. Hanifa Z. Yoesoef kepada Tirilolok tadi pagi (29/09) di balai sidang kota Kupang. Menurut Hanifa, Selama ini pendekatan pembangunan belum mempertimbangkan manfaat pembangunan secara adil terhadap perempuan dan laki-laki, sehingga hal tersebut turut memberikan kontribusi terhadap timbulnya ketidaksetaraan dan ketidakadilan gender, yang dikenal dengan kesenjangan gender (Gender Gap).

Kondisi ini pada gilirannya akan menimbulkan permasalahan gender, yang ditandai dengan masih rendahnya peluang yang dimiliki perempuan untuk bekerja dan berusaha, serta rendahnya akses terhadap sumber daya ekonomi seperti teknologi, informasi dan kredit modal kerja. Hanifah menambahkan, perempuan masih dianggap sebagai pencari nafkah tambahan dan pekerja keluarga serta masih terbatasnya keterlibatan perempuan dalam proses pengambilan keputusan dan kebijakan public.

Menyikapi kondisi ini kantor pemberdayaan perempuan kota Kupang pada 22 September lalu selama sehari melaksanakan sosialisasi pengarusutamaan Gender (PUG) dan penyusunan Anggaran yang responsive Gender. Menurut Hanifah, Sosialisasi ini bertujuan meningatkan pemahaman dan pengetahuan tentang pengarusutamaan Gender dan anggaran yang responsive gender untuk diterapkan dalam penyusunan perencanaan yang responsive gender.

Dua tujuan lainnya adalah, mengintegrasikan dimensi keadilan dan kesetaraan gender ke dalam program sector dan membentuk fasilitator program pemberdayaan perempuan di tingkat eksekutif dan legislative.

Kegiatan ini dilaksanakan di hotel Kupang Beach, dihadiri 50 orang dari eksekutif dan legislative, dengan materi seputar anggaran yang responsive Gender, kebijakan pemerintah kota melalui pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak serta konsep gender dan PUG dan implementasi dalam program tim. Hadir sebagai pembicara antara lain ketua DPRD kota Kupang Dominggus Bolla, Wakil walikota Kupang, Drs. Daniel Hurek Kepala pusat studi wanita Nyonya Dra. Mien Ratoe Oedjoe dan kepala kantor pemberdayaan perempuan kota Kupang Dra. Hanifa Yoesoef. (Shintus)

   
 
Sound:
footer2.jpg