RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 29-09-2007
  PEMBAGNUNAN PAGAR PEMBATAS ANTAR SEKOLAH TIDAK PERLU DILAKUKAN
 

Hal ini disampaikan Fraksi Damai Sejahtera dalam pemandangan umumnya yang dibacakan Emu Pelandou pada paripurna pemandangan umum fraksi dalam sidang II DRPRD kota Kupang kemarin. Fraksi Damai Sejahtera tidak setuju atas rencana pembangunan pagar pembatas antara SMPN 09 dan SMKN 05 serta SMPN 08 dan SMKN 06 sebagai upaya penyelesaian konflik di sekolah-sekolah tersebut. Fraksi menilai konflik yang terjadi di beberapa sekolah itu bukan sama dengan konflik antara Palestina dan Israel sehingga perlu adanya pagar pembatas.

Fraksi menyarankan agar pemerintah kota Kupang melakukan pendekatan dengan pemerintah provinsi agar bisa menggunakan asset-aset pemerintah yang ada di kota Kupang untuk membangun gedung sekolah yang baru. Hal lain yang diminta penjelasan pemerintah adalah fungsi dibangunnya jembatan penyebrangan di depan SMU Giovani, yang selama ini tidak memberi kenyamanan bagi ibu-ibu dan remaja putri yang menggunakan jembatan penyebrangan terebut, karena dinding pembatasnya dibiarkan terbuka.

Sedangkan mengenai upaya pemerintah meningkatkan perkembangan pariwisata di kota Kupang fraksi menyarankan agar pemerintah bekerjasama dengan pihak swasta yang telah memberikan kontribusi bagi perembangan ekonomi buan berusaha untuk menutup lokasi pariwisata seperti Tedy

   
 
Sound:
footer2.jpg