RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 27-08-2013
  NASIB PARA PKL RSUD WZ. JOHANES KUPANG PERLU DIPERHATIKAN.
  Kupang, tirilolok.com - Sejumlah Warga Kota Kupang meminta Pemerintah Provinsi NTT perlu memperhatikan dan tidak mengabaikan nasib para PKL yang selama ini memanfaatkan sebagian halaman depan Rumah Sakit itu untuk mengais rejeki. Menurut mereka, sikap pihak menegement RSU W.Z Johanis memaksa para PKL tersebut untuk membongkar lapak jualannya beberapa hari lalu merupakan hal yang memprihatinkan dan sangat tidak bijaksana.

Atas Sikap Pihak Manajement RSUD WZ. Johanes Kupang itu, Warga Bakunase, Dolita yang ditemui Tirilolok Kamis di RSUD WZ. Johanes Kupang mengharapkan, Pemerintah Provinsi NTT mengambil sikap yang arif dan bijaksana, sehingga dapat membantu dan tidak mengabaikan penderitaan orang kecil dalam mencari nafkahnya.

Sedangkan, Ina Rade Warga Fonten mengemukakan, ia sangat merasa prihatin atas sikap Manajemen Rumah Sakit yang telah menggusur tempat jualan para PKL tersebut tanpa ada solusi bagi mereka demi memenuhi kepentingan orang- orang tertentu.

“ jika ada rencana untuk membangun mini market demi keperntingan orang-orang tertentu, maka tidak seharusnya mengorbankan orang kecil atau Para PKL yang telah 20-an tahun berjualan di halaman Rumah sakit ini”, ujar Ina Rade.

Sementara itu, Herman dan Alfons yang merupakan PKL yang selama ini mengelar jualannya di Halaman RSUD WZ. Johanes tersebut mengharapkan, Pemerintah provinsi dan pihak Manejement Rumah Sakit agar memiliki kepedulian terhadap mereka sebagai orang kecil yang mencari nafkah sebagai PKL, sehingga mereka tetap berjualan dilingkungan rumah sakit demi menyambung hidup.

Sebelumnya, Tujuh PKL yang selama ini berjualan di halaman depan RSUD WZ. Johanes Kupang pada tanggal 16 Agustus lalu terpaksa membongkar lapak jualannya dan dibantu pihak Pol. PP provinsi NTT, sebab telah didesak pihak manajement rumah sakit tersebut. ( VN-03).
   
 
Sound:
footer2.jpg