RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 18-07-2013
  IRIANUS ROHI : TIDAK DIBENARKAN PEJABAT SELESAIKAN SOAL DENGAN KEKERASAN
  Kupang, tirilolok.com – Satu kasus yang melibatkan pejabat Eselon III lingkup Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Jika sebelumnya melibatkan Lurah Oesapa Selatan dengan Warganya kali kembali jabatan lurah didicoreng karena tindakan Lurah Fatululi Rongki Rihi yang meninju Kepala Bidang Kelembagaan Sosial dan Budaya Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Kupang Yanuar Edison Dally.

Ketua Komisi A DPRD Kota Kupang Irianus Rohi ketika ditemui Wartawan terkait Peristiwa tersebut di Gedung DPRD Kota Kupang Kamis 18 Juli mengatakan, Tidak dibenarkan pejabat Pemerintah Kota Kupang menyelesaikan soal dengan kekerasan. “ Menurut dia, kekerasan hanya bisa dilakukan oleh Preman”, tegasnya.

Irianus Rohi meminta ke depan penempatan Pegawai harus memperhatikan karakter orang, sehingga tidak memalukan Kepala Daerah. “ Pa Walikota boleh menjaga hubungan setengah mati dengan masyarakat eh malah lurahnya yang bekin ulah”, katanya lagi.

Walikota Kupang Jonas Salean mengatakan, ia menyerahkan penyelesaian kasus ini kepada Sekretaris Kota Kupang, untuk diselesaikan. “ Pa Sekkot saya tugaskan untuk menangani persoalan tersebut”, kata Salean.

Ia berkomentar, sebagai pelayan masyarakat pejabat harus lebih sabar menghadapi setiap persoalan. “ Jangan hadapi persoalan dengan kepala panas tetapi harus bijaksana hindari kekerasan. Saya saja biar masyarakat maki-maki tidak pernah lawan dengan kekerasan”, imbuhnya.

Belum diketahui apa penyebab terjadinya kasus ini, namun korban Yanuar Edison Daly telah dilaporkannya ke Polres Kupang Kota setelah kejadian. (VN-02)
   
 
Sound:
footer2.jpg