RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 13-07-2013
  PENGECER KELUHKAN NAIKNYA HARGA MINYAK TANAH.
  Kupang, tirilolok.com - sejumlah Penjual Minyak Tanah di tingkat Pengecer atau Pangkalan di wilayah Kota Kupang mengeluh kerena Pemerintah Provinsi NTT menetapkan kenaikan harga minyak Tanah harga dari 3000 menjadi 4000 rupiah perliter.

“ Dengan kenaikan harga minyak tersebut membuat dia dan Pengecer lainnya di tingkat Pangkalan merasa dirugikan, karena minyak yang diambil dari Agen kurang laku dijual dan banyak mendapat komplain dari warga”, ujar Thomas salah satu Pengecer Minyak Tanah di Pangkalan wilayah kelurahan Oebufu kepada Tirilolok Kamis 11 Juli.

Dia menilai, dengan kenaikan harga minyak tanah oleh pihak Agen atau distributor ke tingkat pangkalan dengan alasan ongkos angkutan sangat tidak logis. “ sangat berlebihan itu”, tegasnya.

Dia mengaku, sebelum kenaikan harga minyak tanah dari pihak Agen, penjualan ditingkat pengecer kepada warga berjalan normal dalam penjualan kepada warga, namun belakang ini sangat sulit terjual.

Thomas mengharapkan agar kedepan pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan menaikan harga BBM untuk jenis Minyak tanah perlu memperhitungkan secara matang dengan biaya transportasi, sehingga tidak hanya menguntungkan pihak agen tapi merugikan para pengecer ditingkat pangkalan.

Saat ini harga Minyak yang dibeli warga Kota Kupang dari para pengecer 4000 ribu rupiah lebih per liter atau 25 hingga 30 ribu rupiah per jerigen untuk 5 liter isinya. (VN-03 )
   
 
Sound:
footer2.jpg