RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 17-06-2013
  LAKI-LAKI IKUT BERTENUN DI KELOMPOK TENUN “KASIH SAYANG”.
  Kupang, tirilolok.com - Bertenun merupakan pekerjaan Perempuan pada umumnya, namun tidak demikian di Kelompok Tenun “Kasih Sayang”.

Di Kelompok Tenun yang diketuai Henderika Uly ini, Laki-laki tidak mau ketinggalan. Romelus Radja dan Leksi Ratu merupakan dua dari kaum Pria Penenun yang berhasil menunjukkan kebolehannya saat Deisty Novanto berkunjung ke sana Jumat 14 Juni.

Ketika ditemui wartawan keduanya mengatakan, ketrampilan menenun diperoleh dari belajar bersama ibu-ibu anggota Kelompok menenun Kasih Sayang. “ Saya sejak tahun 2009 sudah bis amenenun dan sudah banyak kain yang dihasilkan, namun sering menghadapi kendala pada pemasaran. Lama baru laku A’A”, ujarnya dalam dialeg Sabu yang kental. Istri Setya Novanto Deisty Astriani Novanto yang melihat hal menjelaskan, ia kagum dengan laki-laki yang bisa melakukan pekerjaan Perempuan.

Ditanya mengenai bagaimana masa depan Tenun ikat NTT dan Pengembangannya Deisty mengatakan, ia akan terus mempromosikan tenun ikat NTT agar diminati masyarakat Indonesia. “ Kain dari NTT terlalu tebal sehingga kurang diminati karena itu kita bantu bahannya sedangkan motifnya dari orang NTT”, kata Deisty.

Menurut dia, saat ini sedang dibuat Buku tentang tenun ikat NTT untuk diperkenalkan kepada dunia. Direktur Novanto Center Haji Muhamad Ansor mengatakan, pihaknya memberikan bantuan Benang kepada kurang lebih 5 Kelompok tenun Ikat di Kota Kupang, kemudian kain yang sudah jadi dibeli Novanto Center untuk dipasarkan.

Selain mendukung Kelompok Tenun Ikat di Kota Kupang Novanto Center juga membantu puluhan Kelompok di Nusa Tenggara Timur. ( VN-02 )
   
 
Sound:
footer2.jpg