RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 26-05-2013
  RAGU DENGAN JARAK ANAK, STAF DISPENDUK TURUN LAPANGAN
  Kupang, tirilolok.com - Kepala Bidang Catatan Sipil Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Kupang Anton Sabon ketika ditemui Tirilolok di Ruang Kerjanya Rabu 22 Mei mengatakan, Pihaknya tidak tanggung-tanggung menerjunkan staf jika data yang dilaporkan orang tua anak, meragukan.

Ditanya mengapa Dispenduk begitu tegas dalam mengeluarkan Akta Kelahiran bagi mereka yang diragukan identitasnya Anton Sabon mengatakan, Undang-Undang mengaturnya sangat jelas, Instansi yang mengeluarkan Akta Kelahiran bermasalah ikut dituntut di Pengadilan. “ Kami tidak mau terseret ke Pengadilan, sehingga kami juga tidak asal keluarkan akta Kelhairan anak”, ujar Anton.

Ia menambahkan, beberapa bulan terakhir terdapat sekitar 2-3 kasus sehingga pihaknya harus berhati-hati dalam menindaklanjuti laporan yang disampaikan masyarakat. “ di Namosain kami turun langnsung ke kelurahan, panggil RT dan ditanya apakah betul orang ini pernah hamil dia bilang tidak. Kita tidak batalkan Aktanya kecuali mereka setuju kita keluarkan anak tersebut anak seorang ibu karena ia lahir di luar Nikah”, tegas Sabon.

Menurut dia, anak yang lahir di luar nikah tetap bisa diproses Akta Kelahirannya dengan status anak, bukan anak dari seorang ayah dan ibu, tetapi hanya dicantumkan nama Ibu. Disinggung mengenai status anak Angkat Anton mengatakan, hal itu bisa dilakukan dengan cara mengurus terlebih dahulu akta Anak yang bersangkutan setelah itu dibawah ke Pengadilan untuk ditetapkan lalu Akta aslinya dibawah kembali ke Dispenduk untuk dibuat Catatan Pinggir.

Dengan Demikian kata Anton, Anak tersebut Sah menjadi anak Adopsi bagi sebuah keluarga. “ Atau bisa juga ke PEngadilan terlebih dahulu. Setelah ada penetapan baru datang ke Dispenduk untuk urus Aktanya. (VN-02)
   
 
Sound:
footer2.jpg