RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 25-02-2013
  HUSEN PACRATIUS : SUDAH ADA KESADARAN MASYARAKAT TEST HIV
  Kupang, tirilolok.com - Sekretais KPAD Provinsi NTT Dokter Husein Pancratius kepada Wartawan di Kantor Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana beberapa waktu lalu mengatakan, sejak 2012 hingga saat ini, kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri makin tinggi.

Menurut dia, hal inilah mengakibatkan kecendrungan pengungkapan kasus HIV dan AIDS meningkat. “ Sebelum 2012, orang baru mau memeriksakan diri setelah pada level AIDS yang membuatnya terkapar tak berdaya, karena itu tidak heran jika angka kasus AIDS lebih tinggi dan nyawa ratusan orang melayang sia-sia”, kata Husen.

Menurutnya, ada berita buruk dari kasus tersebut yakni HIV menyerang bayi namun kabar baiknya yakni kesadaran masyarakat mulai muncul.

Ditanya apakah KPAD perlu berkolaborasi dengan pihak lain dalam mencegah dan memberantas kasus HIV Husen menambahkan, yang paling penting adalah kesadaran masyarakat.

“ Masyarakat tidak boleh ragu-ragu memeriksakan diri jika pernah melakukan hubungan seks tidak aman dengan lebih dari 5 orang. Juga saya minta masyarakat tidak takut dengan HIV karena sudah ada obat yang membuat dia hidup lebih lama, kecuali ditambak Bemo”, ujarnya.

Ia menegaskan, obat ARV disiapkan secara cuma-cuma, namun jika ada petugas kesehatan menjual obat ARV masyarakat bisa melaporkan langsung kepada Bupati atau Walikota sebagai Ketua KPAD setempat.

Ia menegaskan jika pengobatan HIV dilakukan secara dini maka yang bersangkutan tidak berpotensi menularkan virus HIV kepada pasangan hidupnya.

Julmah kasus HIV dan AIDS di tingkat Provinsi mencapai 1981 dengan rincian HIV 800 kasus dan AIDS 1.181 kasus. (VN-02)
   
 
Sound:
footer2.jpg