RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 21-02-2013
  DORONG PENGGUNAAN KONDOM, KPAD KOTA UNDANG PENGELOLA KD.
  Kupang, tirilolok.com - Upaya memberantas dan mencegah penularan HIV AIDS terus didorong, Salah satunya adalah dengan meningkatkan Pemakaian kondom. Untuk maksud inilah, pada hari Kamis tanggal 21 Februari berlangsung pertemuan antara KPAD Kota Kupang dengan Pengelola KD dan beberapa lokasi Wanita Pekerja Seks – WPS lain di Wilayah Kota Kupang yang menjadi tempat transaksi Seks.

Sekretaris KPAD Kota Kupang, Elia Thomas Salean pada kesempatan itu menjelaskan, angka pengidap HIV AIDS di kota Kupang hingga akhir Januari telah mencapai 393 dengan rincian 292 HIV dan 101 AIDS. Menurutnya, 3 angka tambahan yang baru ditemukan pada tahun 2013 tersebut, satu kasus tanpa nama, satu Ibu Rumah Tangga dan satu kasus laki-laki.

“Jika dirinci perjenis Kelamin, laki-laki 238, dan Perempuan 155 orang. Elia menambahkan, yang paling disayangkan adalah pengidap HIV lebih banyak pada usia produktif 25-30 tahun sebanyak 104 kasus, disusul usia 31-35 sebanyak 81 orang>”, jelas Ely.

Secara kewilayahan kasus HIV terbanyak ada di Kecamatan Alak dengan jumlah kasus 99 orang atau setara dengan 23 Persen. Lebih jauh El Salean menjelaskan, pihaknya akan terus gencar mensosialisasikan bahaya virus ini kepada semua kalangan terutama para remaja yang sedang dalam masa transisi. “ Kita Juga minta teman-teman Pengelola bisa memperhatikan setiap tamu yang akan melakukan transaski seks dengan anak buahnya sehingga bisa menggunakan kondom”, ujar Ely.

Dalam sesi diskusi Sekretaris KPAD Ir. Elia Thomas Salean, MSi diminta untuk memfasilitasi pembentukan Koperasi di Lokalisasi Karang Dempel atau KD karena saat ini terdapat beberapa petugas Koperasi yang sering menawarkan pinjaman dengan bunga mencapai 20 persen. Terhadap hal ini Elia Salean menjelaskan, pembentukan Koperasi harus dimulai oleh para penghuni KD sendiri sedangkan KPAD hanya bisa memberi stimulant atau memfasilitasi.

Pada akhir pertemuan Ia minta, seluruh pengelola lokasi WPS untuk mensosialisasikan informasi tentang HIV kepada masyarakat karena masih ada diskriminasi dan stigma terhadap para pengidap, sehingga membuat mereka tidak berani keluar untuk memeriksa dan merawat diri. “ Saya minta kita semua menjadi penyambung informasi kepada orang lain sehingga seluruh masyarakat bisa tau apa dan bagaimana penularan dan cara Pencegahannya”, Pungkas Kakak Kandung Walikota Kupang Jonmas Salean ini. (VN-02)
   
 
Sound:
footer2.jpg