RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 20-02-2013
  PASKALIS YANDRI DHAE : PEMERINTAH KURANG LINDUNGI HAK-HAK PENYANDANG CACAT.
  Kupang, tirilolok.com - Anggota Dewan Pertimbangan Persatuan Tuna Netra Daerah NTT, Paskalis Yadri Nyanyi Dhae Senin (18/02.13) kepada Tirilolok ditempat kediamannya menilai, selama ini Pemerintah Kota Kupang maupun Provinsi NTT kurang memperhatikan kesejahteraan dan melindungi hak-hak para penyandang cacat yang ada di wilayah Kota Kupang maupun di seluruh wilayah NTT.

“ hak Para penyandang Cacat untuk mengelola Panti pijat, namun pemerintah memberi izin kepada masyarakat awam yang nota bene adalah pendatang dari luar daerah NTT untuk membuka usaha panti pijat dimana-mana di Kota Kupang maupun Kabupaten- kabupaten yang ada di wilayah NTT”, ungkap Paskalis memberi contoh.

Paskalis Yandri Dhae mengharapkan, Pemerintah perlu meluruskan dan mengatur kembali secara baik antara hak-hak Penyandang cacat dengan masyarakat normal dalam berusaha, sehingga tidak terjadi tumpa tindih dalam memberikan izin usaha Panti pijat.

“ Saya minta Dewan maupun Pemerintah Daerah di wilayah NTT perlu membuat Perda tentang Penyandang Cacat, sehingga hak –hak usaha dan Kesejahteraan Para Penyandang Cacat di NTT dilindungi dan diperhatikan dengan Perda yang ada sebagai payung hukum”, tambahnya.

Paskalis Dhae berharap kedepan Dewan dan Pemerintah di NTT Perlu memperhatikan secara baik Hak –hak dan Kesejahteraan Para penyandang Cacat di NTT, sehingga Para Pencandang Cacat di NTT memperoleh perlindungan hukum dalam berusaha dan hidup yang layak sebagai anak- anak Bangsa. ( Pascal )
   
 
Sound:
footer2.jpg