Failed to Get RSS Data
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 14-12-2012
  FRANS LEBU RAYA : PRAJA MUDA DIMINTA JAGA TATA KRAMA.
  Kupang, tirilolok.com - Gubernur NTT Frans Lebu Raya ketika menutup Bakti Karya Praja atau BKP tingkat provinsi NTT di samping Timur Aula El Tari Kupang Jumat (14/12/12) Siang meminta para praja muda yang telah menyelesaikan bakti karyanya di lingkungan pemerintah provinsi NTT senantisa menjadi PNS yang menjaga tata karma. ” Menyapa orang itu penting sebagai orang yang beretika seperti dia menyapa bapak presiden”, ujar Lebu Raya.

Gubernur Lebu Raya yang didampingi Asisten I Setda NTT Yohanna Lisapaly itu menambahkan, saling hormat menghormati dalam pergaulan dan kehidupan sehari itu penting.

Gubernur Lebu Raya mengingatkan para praja asal NTT agar bangga karena tidak semua anak NTT menikmati pendidikan di IPDN dan harus lebih baik dari pegawai negeri lainnya.

“ Saya minta para praja berbeda dengan PNS lainnya karena telah dididik khusus dalam IPDN”, harapnya.

Sementara, Kabag Pengembangan Biro Kepegawaian Setda NTT, Paulus Manehat melaporkan, tujuan bakti karya bagi para praja asal NTT ini adalah agar lebih mengenal keadaan pemerintahan daerah ketika bertugas.

Tujuannya menurut Paul Manehat adalah agar para praja lebih mengenal keragaman dan pemenuhan syarat penyelesaian pendidikan di IPDN.

Sedangkan wakil para praja, Antonius Hary Mau Taek mengemukakan, dari praktek sebulan mereka mendapatkan banyak pengalaman pemerintahan yang berbeda dengan teori sehingga mereka menyampaikan terimakasihnya kepada pemerintah NTT yang telah memberikan ruang bagi mereka untuk menjalani praktek.

Para praja yang mengikuti bakti karya selama sebulan ini sebanyak 61 orang dengan rincian di NTT 54 orang yang menjalani praktek pada 13 SKPD lingkup pemprov NTT dan 7 praja lainnya menjalani praktek di lingkup pemprov NTB. (VN-01)
   
 
Sound:
footer2.jpg