RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 06-11-2012
  YORHAN LOPIS : GURU AGAMA KATOLIK DITUNTUT MILIKI STRATEGI PENGAJARAN.
  Kupang tirilolok.com – Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Kupang, Yorhans Lopis ketika membuka pengembangan wawasan pendidikan agama dan keagamaan Katolik kabupaten Kupang tahun 2012 di aula asrama Haji Kupang Senin (5/11/12) Malam menuntut kalangan guru agama Katolik di kabupaten Kupang agar memiliki strategi pangajaran sehingga memikat peserta didik.

“ Dalam proses belajar-mengajar setiap guru harus memiliki teknik belajar – mengajar yakni metode mengajar yang jumlahnya banyak”, ujar Lopis.

Menurut John Lopis, dewasa ini muncul metode pengajaran baru yakni JINGSAL namun guru tidak bisa hanya mengandalkan metode tersebut tetapi perlu dukungan peralatan atau media.

“ Ada banyak pengetahuan baru yang perlu dipadukan demi menambah pengetahuan sehingga ketika tampil di depan kelas, betul-betul professional”, tambah Jon.

Sementara itu, ketua panitia pengembangan wasawan guru agama Katolik kabupaten Kupang, Kristoforus Petu mengemukakan, tujuan pengembangan wawasan pendidikan agama dan keagamaan Katolik ini yakni menyamakan persepsi guru agama tentang pendidikan karakter, meningkatkan pengelolaan kelas dan meningkatkan motifasi guru dalam mengajar agama di sekolah.

“ Untuk menambah wawasan para guru agama Katolik di kabupaten Kupang ini kita siapkan 4 narasumber dengan materinya yakni Anton Bele, Romo Herman Wodapanda, Pater Baltazar Erminold Manehat dan Yorhan Lopis” kata Kristo.

Pengembangan Wasawan Pendidikan Agama Dan Keagamaan Kabupaten Kupang yang diikuti 30 guru agama Katolik yang berlangsung dari tanggal 5 - 7 November ini diawali dengan Misa dipimpin Direktur Utama Radio Tirilolok Suara Verbum Kupang, Pater Baltazar Erminold Manehat, SVD. (VN-01)
   
 
Sound:
footer2.jpg