RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 26-05-2012
  NTT BISA JADI MODEL LAPAS ANAK DI INDONESIA.
  Kupang Tirilolok.com - Fasilitator Lembaga Perlindungan Anak Jawa Timur atau LPA JATIM, Edward Dewa Ruci Jumat (25/5) usai meninjau Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Anak Penfui Kupang bersama peserta workshop bantuan hukum bagi Anak Berhadapan dengan Hukum atau ABH mengemukakan, NTT bisa menjadi model LAPAS Anak di Indonesia bila semua pemangku kepentingan di NTT memiliki komitmen bersama untuk memberikan bantuan hukum terbaik bagi ABH.

“ Sesuai pengamatan saya, bila dibandingkan dengan Lapas Anak di Blitar, Lapas Anak Penfui lebih baik karena ada penerapan Lapas ramah anak, ada berbagai kegiatan ketrampilan bagi anak dan tinggal dukungan pemerintah serta berbagai stakeholder setempat untuk pelayanan pendidikan dan kesehatan sehingga ketika anak-anak keluar dari Lapas tidak mengalami ganggunan psikologis dan memiliki ketrampilan hidup”, ujar Edward.

Ia menambahkan, masa tahanan yang berkisar 5 hingga 6 tahun bagi seorang anak di Lapas bisa berdampak buruk bagi masa depannya, sehingga perlu system pembinaan mental, pendidikan dan pelayanan kesehatan yang baik.

Sementara itu, Kepala Lapas Anak Penfui Kupang, Abu Salim mengatakan, system pembinaan di Lapas selama ini mengacu pada Undang-Undang Perlindungan Anak sesuai kebijakan Dirjen Pemasyarakatan, dimana anak-anak diberlakukan sesuai kemauan dan kemampuan anak.

“ Pembina lapas hanya mengawasi dan untuk pendidikan wajib diikuti anak-anak lapas”, terangnya.

Dalam kunjungan ke Lapas Anak Penfui Kupang itu, peserta berdialog dengan ke-51 anak penghuni lapas, menikmati dancer, meninjau ruangan ketrampilan komputer dan meubeler serta membeli berbagai hasil karya anak-anak lapas. (VN-01)
   
 
Sound:
footer2.jpg