RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 21-09-2011
  POLISI PAMONG PRAJA CIDUK PULUHAN SISWA SMP-SMA
 

Polisi Pamong Praja Kota Kupang dibawah Koordinasi Kasie operasional Pol PP Alphontus Loban berhasil menciduk puluhan siswa baik SMP maupun SMA di Kota Kupang. Rata-rata siswa yang ditangkap berada di luar kompleks sekolah. (21/9/2011)

Menurut Alphontus, siswa seharusnya merasa rugi ketika tidak mengikuti pelajaran karena orangtua telah membayar sejumlah uang untuk masuk ke sebuah sekolah. Ia menabahkan, beberapa Kepala Sekolah termasuk Kepala SMAK Giovani pernah menyurati Pol PP untuk rutin mengadakan operasi, menertibkan siswa SMAK Giovani karena siswa di sekolah itu sering bolos saat pelajaran berlangsung. Terkait hal ini Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan SMAK Giovani Johanes Manehat mengaku, siswa siswi SMAK Giovani sering melanggar aturan namun untuk kali tiga siswanya yang tertangkap Pol PP bukan terlambat sekolah, tetapi dipulangkan karena menggunakan seragam berukuran di atas lutut. Menurut Joni , SMAK Giovani tidak mengijinkan siswanya menggunakan rok mini saat berada di lingkungan sekolah untuk mengikuti pelajaran. Ia menegaskan, pihak sekolah akan memanggil orangtua siswa, untuk diberi peringatan dan bila dalam beberapa kali tidak mengindahkan teguran sekolah maka menejemen akan mengambil sikap tegas. Di hadapan Kasat Pol PP dan para guru, tiga siswa SMAK Giovani dan puluhan siswa lainnya berjanji dengan membuat surat pernyataan untuk tidak akan mengulangi perbuatannya. (VN_03)

   
 
Sound:
footer2.jpg