RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 19-09-2011
  SISWA KELAS II, III SD INPRES LASIANA DIUSIR DARI SEKOLAH
 

Salah satu Ketua RW di kelurahan Lasiana Edi Husen kepada wartawan di Balai Kota Kupang mengatakan, siswa kelas II dan III SDI Lasiana yang selama ini menggunakan gedung Gereja Imanuel Lasiana dalam proses belajar mengajar, diusir dari ruang kelas karena pihak dinas Pendidikan Nasional Kota Kupang belum melunasi kewajibannya. (19/9/2011)

Menurut mantan anggota DPRD Kota Kupang itu, sesuai kontrak Pemkot harus membayar 10 juta Rupiah pertahun namun sejak 2 tahun terakhir hanya dibayar 2 juta rupiah karena itu pihak gereja mengambil tindakan keras mengusir para siswa, untuk membuka mata Pihak Dinas PPO dan komponen terkait. Menanggapi hal ini Kadis PPO Kota Kupang Max Halundaka mengatakan, akan memanggil Kepala Sekolah dan Komite untuk meminta pertanggungjawaban, karena setiap tahun dinas PPO mengucurkan dana 10 Juta rupiah untuk pembayaran gedung gereja tersebut. Ia menambahkan, sambil menunggu proses selanjutnya, siswa kelas II, III SDI Lasiana akan kembali bersekolah di sekolah Induk. Mengenai alokasi dana 20 Triliyun rupiah dari pemerintah pusat untuk pembangunan 153 gedung SD dan SMP di seluruh Indonesia Max mengatakan, pihaknya belum mendapat pemberitahuan tersebut, sehingga belum tau berapa besar dana untuk Kota Kupang, namun secara teknis dinas PPO telah menyampaikan laporan kepada Kemendiknas dalam kunjungannya beberapa waktu lalu. (VN_03)

   
 
Sound:
footer2.jpg