RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 22-07-2011
  ORGANISASI : KOMUNIKASI SOSIAL BISA JADI PEREKAT PERSATUAN.
  Ketua Komisi Komunikasi Sosial Konfrensi Wali gerjea Indonesia, Mgr. Petrus Turang, Pr pada hari Kamis Malam (21/7) ketika menutup rapat pleno pertemuan nasional Komsos KWI yang diikuti 37 ketua komisi komsos keuskupan se-Indonesia, mengajak umat Katolik di Indonesia umumnya dan keuskupan Agung Kupang khususnya untuk menjadikan Komunikasi Sosial – Komsos sebagai sarana perekat persatuan dan kesatuan umat serta menjadikan Komsos sebagai alat perdamaian.

Mgr. Petrus Turang, PR yang juga Uskup Agung Kupang ini menegaskan, komunikasi sosial amat penting sehingga gereja Katolik menetapkan setiap Keuskupan di dunia ini wajib memiliki Komisi Komunikasi yang bertugas mewartakan Kristus lewat berbagai media.

“ Komisi Komsos juga bertugas untuk memberikan pencerahan tentang penggunaan media massa yang bertanggungjawab seiring dengan munculnya teknologi informasi yang bisa menyesatkan umat”, ungkap Mgr. Petrus Turang.

Ia juga mengajak kaum muda Katolik untuk menggunakan teknologi informasi yang baik dan benar dengan membangun jejaring sosial yang positif untuk pewartaan karya keselamatan dengan pengembangan iman.

Sementara itu, ketua DPP Assumpta Kotabaru Kupang, Alo Liliweri menyatakan, “ lewat komunikasi yang harmonis dan kekayaan bahasa Indonesia yang luar biasa segala suku dan masyarakat Indonesia bisa bersatu termasuk hadirnya 37 ketua komisi Komsos Keuskupan se-Indonesia ”.

Prof Alo mengingatkan peserta rapat pleno Komsos KWI untuk senantiasa berkomunikasi demi saling menguatkan dalam pewartaaan Kristus. Sedangkan ketua Komsos Keuskupan Agung Kupang, Romo Sikundidus Lopis, Pr menyampaikan apreasisinya terhadap semua pihak yang telah mensukseskan rapat tersebut dan meminta para ketua komisi komsos keuskupan se-Indonesia untuk “ membawa pulang hal-hal positif yang ditemui di Kupang – NTT dan meninggalkan hal-hal negative yang dialami selama berada di Kupang dari tanggal 16 - 21 Juli ini”.

Rapat Pleno Komsos KWI menghasilkan sejumlah rekomendasi. Rapat Pleno Komisi Komsos KWI ditutup dengan misa selebrant inkulturatif di gereja paroki Assumpta dan resepsi bersama umat Katolik sekota Kupang. (VN-01)
   
 
Sound:
footer2.jpg