RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 11-05-2011
  WASPADAI VIRUS HOC COLERA
  Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT Semuel Rebo ketika ditemui Tirilolok di ruang kerjanya Rabu 11 Mei mengatakan, musim hujan yang tidak menentu bisa menimbulkan berbagai penyakit termasuk Hoc Colera yang menyerang ternak Babi, karena itu ia minta masyarakat harus mewaspadai virus tersebut dengan selalu menjaga kebersihan kandang dan melakukan Vaksinasi ternak.

Ditanya berapa jumlah ternak yang mati akibat Hoc Colera Semuel Rebo mengatakan, hingga saat ini belum ada data yang masuk meski sudah ada pemberitaan di media.

" Data yang dirilis salah satu media di NTT juga tidak menyebutkan secara jelas lokasi kejadian, sehingga menyulitkan petugas dinas Peternakan untuk melacak, namun ia tetap berupaya untuk mendapatkan data dengan menghubungi Pos Kesehatan hewan yang ada di kota Kupang dan daerah lainnya”, ujar Semuel Rebo.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dokter Hewan Maria Geong yang mendampingi Kadis saat wawancara mengatakan, “ Virus tersebut hingga saat ini belum ada obatnya dan satu-satunya cara adalah Lakukan Vaksinasi ”.

Ia menambahkan, pemerintah hingga saat ini hanya mensubsidi Vaksin bagi peternakan rakyat sedangkan peternakan skala Komersial yakni di atas 50 ekor dilakukan sendiri oleh pemgusaha.

Ia menambahkan, “ bila kematian Hewan akibat Hoc Colera seperti yang diberitakan media massa terjadi pada skala Komersial maka pemiliknya harus segera melaporkan ke dinas Peternakan agar dilakukan tindakan pencegahan sebelum virus menyebar keluar dan menyerang peternakan rakyat”.

Seperti diberitakan salah satu media massa di Kota Kupang jumlah ternak babi yang mati akibat serangan Hoc Colera sebanyak 40 ekor. (VN-02)
   
 
Sound:
footer2.jpg