RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 27-06-2007
  MASALAH EKONOMI BISA JADI PEMICU PERDAGANGAN ORANG
  Pendapat ini disampaikan Wagub NTT, Drs. Frans Lebu Raya dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten III Setda NTT, Ir. Beny Ndoenbouy, Msi saat membukan Forum Dialog Pemberantasan Perdagangan Anak dan Perempuan yang diselengggarakan Departemen Komunikasi dan Informatika selasa 26 Juni 2007 di aula hotel pantai Timor Kupang. Menurut Wagub Lebu Raya, krisis ekonomi Indonesia yang masih berkepanjangan telah menimbulkan dampak negative pada rumah tangga dalam masyarakat antara lain kekerasan dalam rumah tangga, aborsi, perbuatan asusila dan jalan pintas untuk memenuhi kebutuhan ekonomi dengan menjadi tenaga kerja illegal. Keinginan bekerja di luar negeri secara illegal inilah yang menjadi kesempatan bagi kelompok pelaku perdagangan manusia untuk menarik keuntungan dari jerih payah pada pencari kerja. Oleh karena itu, menurut Lebu Raya perlu ada kerjasama untuk memberantas kejahatan tersebut sebab perbuatan itu melawan hukum dan hak asasi manusia. Wagub Lebu Raya mengatakan, pemerintah telah berupaya melalui program perbaikan kesejahteraan rakyat, perlindungan hukum, sosiali dan keamanan sehingga dapat terwujud percepatan tingkat kesejahteraan masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat NTT khususnya. Sementara itu PLH Kepala Badan Infokom NTT, Idda Yuni Astuti, SH dalam laporannya mengatakan, Indonesia termasuk negara sumber, transit dan penerima perdagan orang. Sehingga Astuti berharap melalui Forum Dialog ini dapat menjadi media yang efektif dalam memberikan penjelasan secara mendalam serta penyebarluasan informasi tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang demi pencegahan dan perlindungan terhadap korban. Forum Dialog yang dipandu Kabid Media Badan Infokom NTT, Drs. Elias Bengu ini diikuti berbagai instansi pemerintah, swasta, LSM dan berbagai organisasi dengan narasumber Direktur Keamanan Internasional dan Pelucutan Senjata Deplu, Drs. Dupito Darma Simamora yang berbicara tentang Kebijakan Nasional Penghapusan Perdagangan Orang, Kapolda NTT, Brigjen Polisi RB. Sadarum yang berbicara tentang Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Kekerasan Anak Dan Perempuan serta Karo Pemberdayaan Perempuan Setda NTT, Dra. Sisilia Sona tentang Perlindungan dan Pemulihan Korban Kekerasan anak dan Perempuan. (Hendro)
   
 
Sound:
footer2.jpg