RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 27-06-2007
  WALIKOTA DIMINTA TIDAK MAIN KUASA UNTUK HAPUS ASET DAERAH
  Permintaan ini dilontarkan wakil ketua DPRD kota Kupang Rudi Tonubesi ketika diminta tanggapannya atas penghapusan asset daerah yang telah dilakukan walikota kupang SK.Lerik. Rudi Tonubesi menegaskan agar penghapusan asset daerah tidak boleh menggunakan kewenangan, tetapi harus dengan etika yang benar. Rudi menambahkan, walikota harus mempertimbangkan nilai-nilai perasaan masyarakat, karena opini yang berkembang menggambarkan bahwa masyarakat belum rela asetnya dihapus, karena masih ada 10 kantor yang berdinas di rumah sewaan. Ditanya mengenai kemungkinan dibatalkannya SK pemutihan sejumlah asset daerah tersebut, Vokalis DPRD kota ini menegaskan, yang tidak bisa dibatalkan hanya SK. Tuhan. Rudi menambahkan, Sesuai ketentuan Undang-undang nomor 01 tahun 2004 pasal 27 tertulis bahwa pengalihan asset daerah boleh dilakukan hanya bagi barang bergerak sedangkan tanah atau bangunan tidak diperbolehkan. Pada Sabtu lalu kepada wartawan Walikota Kupang, SK. Lerik mengemukakan bahwa ia telah mengeluarkan SK untuk mendapatkan rumah jabatan yang sudah 23 tahun ia tempati dengan alasan bahwa rumah jabatan itu nilainya di bawah lima milyard rupiah. Lerik menyebutkan bahwa bupati dan sekda kabupaten kupang juga pernah memutihkan rumah jabatan namun tidak pernah diributkan. (Sintus)
   
 
Sound:
footer2.jpg