RSS
 
 
 

TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  - TIRILOLOK.COM, 19-07-2010
  PARA LURAH KOTA KUPANG STUDI BANDING SOAL SAMPAH DI BEKASI DAN DEPOK
 

Sejak tanggal 05 - 15 Juli ini, 49 lurah dan 4 orang camat melakukan studi banding ke dua daerah di Jawa, masing-masing Bekasi dan Depok. Para lurah dan camat dibagi dalam dua rombongan dengan jadwal pemberangkatan tanggal 05-09 rombongan pertama dan rombongan kedua tanggal 12-15 Juli 2010.

Lurah Fontein, Mikhael Jaur yang telah kembali dari Bekasi ketika ditemu di ruang kerjanya, Kamis, 15 Juli, mengatakan, para lurah diutus ke Bekasi untuk melakukan studi banding terhadap beberapa hal antara lain; masalah pertanahan, disiplin PNS, pengelolaan sampah dan berbagai hal lain.

Ditanya bagaimana pengelolaan sampah di Bekasi, Mikhael Jaur mengatakan, pengelolaan sampah di Bekasi patut ditiru oleh Pemerintah Kota Kupang. Ia menjelaskan, pengelolaan sampah diserahkan kepada pihak ke-3 bukan oleh pemerintah Kota Bekasi. Ditambahkannya, kesadaran masyarakat terhadap kebersihan sangat tinggi ini terbukti dengan bebasnya kota itu dari sampah. Menurutnya, selain kesadaran masyarakat sangat tinggi, untuk menjaga kebersihan, sampah di kota itu bernilai uang, sehingga orang tidak membiarkan sampah sehelaipun beterbangan.

Ditanya bagaimana penerapannya di Kota Kupang, Mikhael Jaur mengatakan, semua tergantung Walikota Kupang sebagai pemangku kebijakan. Ditanya lebih jauh bagaimana pengelolaan sampah di kelurahan Fontein dia mengatakan, dengan sebuah motor sampah operator tidak mampu melayani permintaan masyarakat, karena itu harus ditambah satu unit motor dan gerobak sampah di RT masing-masing. (VN_02)

   
 
Sound:
footer2.jpg