TIRILOLOK News Detail

  Share on Facebook
   
  JAKARTA - TIRILOLOK.COM, 17-09-2018
  KEMENPAR LUNCURKAN 4 "TOP EVENT" PARIWISATA NTT 2018
 
photo
Peluncuran 4 Top Event Pariwisata NTT 2018 di Balairung

(KOMPAS.com) - Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meluncurkan empat Top Calendar Of Event Pariwisata Nusa Tenggara Timur 2018. Peluncuran acara itu digelar di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Kamis (7/6/2018). Empat top event pariwisata NTT 2018 yang diluncurkan itu yakni Festival 1.001 Kuda Sandalwood dan Expo Tenun Ikat, Festival Likurai, Tour de Flores, dan Tour di Timor. Baca juga: 4 Festival Top Branding Nasional Digelar di NTT Tahun Ini Acara peluncuran itu dihadiri oleh Asisten II Setda Provinsi NTT, Alexander Sena (mewakili Gubernur NTT), Anggota DPD RI Paul Liyanto, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu dan sejumlah pejabat kabupaten dan kota di NTT. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, semua agenda yang akan digelar ini harus didampingi oleh kurator (pengurus atau pengawas institusi warisan budaya atau seni) yang bagus. Baca juga: Festival Budaya Digelar di NTT, Bidik Turis Timor Leste "Jadi nanti ada Festival Sandalwood dan Expo Tenun Ikat di Sumba. Ini event-nya harus bagus dan kurasinya harus bagus. Desainer atau koreografernya harus tingkat nasional untuk melestarikan tenun ikat ini," ucap Arief. Peluncuran 4 Top Event Pariwisata NTT 2018 di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Kamis (7/6/2018). Empat top event NTT 2018 yang diluncurkan itu yakni Festival 1.001 Kuda Sandalwood dan Expo Tenun Ikat, Festival Likurai, Tour de Flores, dan Tour di Timor.(KOMPAS.COM/SIGIRANUS MARUTHO BERE) Menurut Arief, pelaksanaan Festival Sandalwood dan Expo Tenun Ikat ini jangan hanya berhenti pada pelaksanaannya saja, tapi harus dilestarikan dan dikembangkan untuk menjadi komersial, sehingga bisa mensejahterakan masyarakat. "Untuk tindak lanjutnya, maka Badan Ekonomi Kreatif harus turun untuk menginkubasi agar tenun dikembangkan menjadi nilai komersial," katanya. Sedangkan untuk Festival Likurai, Menpar menilai kegiatan tersebut sangat bagus, karena dari ribuan penari yang ikut, terdapat ratusan penari dari Timor Leste, sehingga itu sangat bagus untuk pariwisata NTT. Pariwisata NTT juga, menurut Arief, akan bertumbuh baik, dengan adanya kegiatan Tour de Flores dan Tour di Timor. Karena itu, lanjut Menpar, perlu adanya kerja sama dari semua pihak, terutama pemerintah daerah kabupaten dan kota di NTT, dengan memperhatikan sejumlah kekurangan yang harus segera dibenahi, agar wisatawan yang berkunjung bisa merasa nyaman. Sementara itu Asisten II Setda Provinsi NTT, Alexander Sena mengatakan, dengan adanya empat event besar itu maka kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara akan semakin meningkat. Presiden Joko Widodo menghadiri Parade 1001 Kuda Sandelwood dan Festival Tenun Ikat Sumba 2017 di Tambolaka, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Rabu (12/7/2017). NTT juga akan menggelar perhelatan internasional bertajuk Tour de Flores pada 14-20 Juli 2017. Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya dan Bupati Sumba Barat Daya Markus Dairo Talu.(RAIYANI MUHARAMAH) Menurut Sena, arus kunjungan wisatawan yang meningkat itu akan memicu pertumbuhan ekonomi bagi seluruh masyarakat NTT. "Pada kesempatan ini, kami juga mengundang Pak Menteri kiranya mohon hadir pada empat top event yang akan diselenggarakan di NTT," ucap Sena. Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata NTT Marius Ardu Jelamu mengatakan, kunjungan wisatawan ke NTT setiap tahunnya terus meningkat. Pada Tahun 2017 sebanyak 932.000 wisatawan domestik dan 124.000 wisatawan internasional berkunjung ke provinsi kepulauan itu. Menurut Marius, sektor pariwisata telah menyumbangkan Product Domestic Regional Bruto (PDRB) sebesar Rp 2 triliun untuk Provinsi NTT. Meningkatnya kunjungan wisatawan ke NTT, sambung Marius, didukung dengan konekvitas udara yang lancar. Sehari, terdapat 28 penerbangan langsung dari Jakarta dan Bali ke Kupang dan Labuan Bajo. Pebalap-pebalap dari tim nasional Indonesia dan Prima Indonesia berlatih mengenal jalur di kawasan Pantai Wai Batalolong, Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Rabu (18/5/2016). Sedikitnya seratus pebalap dari 16 negara yang tergabung dalam 20 tim akan mengikuti lomba balap sepeda Tour de Flores 2016 yang menempuh rute Larantuka (Flores Timur) menuju Labuan Bajo (Manggarai Barat) dengan jarak 661,5 kilometer.(KOMPAS/IWAN SETIYAWAN) Marius menyebut, mulai Januari hingga Juni 2018, wisatawan yang masuk ke Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, lebih didominasi oleh wisatawan internasional dari Amerika Serikat. "Jika sebelumnya wisatawan Jerman yang lebih dominan, maka sekarang wisatawan Amerika. Artinya jarak yang jauh, bukan menjadi alasan wisatawan internasional suka berkunjung ke NTT," ucapnya. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kemenpar Luncurkan 4 "Top Event" Pariwisata NTT 2018", https://travel.kompas.com/read/2018/06/07/163100127/kemenpar-luncurkan-4-top-event-pariwisata-ntt-2018. 


Penulis : Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere
Editor : I Made Asdhiana
Penulis : Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere
Editor : I Made Asdhiana

   
 
Sound: no_sound.mp3
   
   
 
footer2.jpg