BERITA DAERAH

Posted at 14-05-2015 | 08:46:37  
DPRD NTT PERSOALKAN TATIB
Sejumlah anggota DPRD NTT dalam rapat paripurna pembahasan Kode Etik DPRD NTT tahun 2014-2019 di ruang sidang utama kantor DPRD NTT Selasa mempersoalkan kode etik yang disodorkan Badan Kehormatan DPRD NTT. Anggota DPRD NTT, Yukun Lepa mengatakan, pembahasan Kode Etik sebaiknya dibahas terlebih dahalu di Fraksi karena ada fraksi di DPRD NTT yang anggotanya tidak masuk dalam Badan Kehormatan DPRD NTT.

Anggota DPRD NTT lainnya, Jimy Sianto mendukung usulan Yukun Lepa agar pembahasan kode etik dibahas di tingkat fraksi sebelum dibawa ke paripurna.

Menurut jimmy, Kode Etik akan menjadi pedoman DPRD NTT periode 2014-2019 sehingga perlu didalami secara baik oleh seluruh anggota DPRD NTT.

Anggota lainnya, Hironimus Banafanu mengatakan, sebenarnya materi kode etik sudah disampaikan kepada seluruh anggota DPRD NTT sehingga tidak perlu lagi dibahasa di tingkat fraksi karena masih ada persoalan lain yang perlu dibahas dewan ketimbang kode etik.

Menanggapi ini, wakil ketua DPRD NTT Nelson Matara yang memandu rapat pleno pembahasan kode etik menegaskan, semua pendapat anggota DPRD NTT perlu didengar tetapi demi efisiensi, pembahasan kode Etik tidak perlu lagi dibahas di tingkat fraksi.

Kode Etik DPRD NTT mengatur segala tingkahlaku kalangan DPRD NTT selama masih menjadi anggota dewan. (Hendro)
 
[ back ]
footer2.jpg